Donald Trump: Kamala Harris Menang Pilpres AS, Perang Dunia III Pecah!
Minggu, 28 Juli 2024 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
“Anda lebih dekat dengan Perang Dunia III saat ini daripada kapan pun sejak Perang Dunia II. Kita tidak pernah sedekat ini karena kita memiliki orang-orang yang tidak kompeten yang menjalankan negara ini,” ujarnya.
Trump telah melontarkan tuduhan serupa kepada Biden dan Harris sejak perang Rusia-Ukraina dimulai pada tahun 2022.
Mantan presiden AS tersebut telah mengeklaim bahwa perang tersebut tidak akan pernah dimulai jika dia berkuasa, dan berjanji untuk membawa Moskow dan Kyiv ke meja perundingan “dalam 24 jam” jika terpilih sebagai presiden pada bulan November.
Netanyahu bertemu dengan Trump di perkebunan Mar-a-Lago di Florida, sehari setelah bertemu Biden dan Harris di Washington.
Berbicara kepada wartawan setelah bertatap muka dengan Netanyahu, Harris mengatakan: ”Saya menyampaikan kepada perdana menteri kekhawatiran serius saya tentang skala penderitaan manusia di Gaza, termasuk kematian terlalu banyak warga sipil yang tidak bersalah.”
Komentar Harris dilaporkan membuat Netanyahu marah, dengan seorang ajudan pemimpin Israel itu mengatakan kepada Axios bahwa wakil presiden Amerika itu tidak terlalu kritis selama pertemuan itu.
Trump telah melontarkan tuduhan serupa kepada Biden dan Harris sejak perang Rusia-Ukraina dimulai pada tahun 2022.
Mantan presiden AS tersebut telah mengeklaim bahwa perang tersebut tidak akan pernah dimulai jika dia berkuasa, dan berjanji untuk membawa Moskow dan Kyiv ke meja perundingan “dalam 24 jam” jika terpilih sebagai presiden pada bulan November.
Netanyahu bertemu dengan Trump di perkebunan Mar-a-Lago di Florida, sehari setelah bertemu Biden dan Harris di Washington.
Berbicara kepada wartawan setelah bertatap muka dengan Netanyahu, Harris mengatakan: ”Saya menyampaikan kepada perdana menteri kekhawatiran serius saya tentang skala penderitaan manusia di Gaza, termasuk kematian terlalu banyak warga sipil yang tidak bersalah.”
Komentar Harris dilaporkan membuat Netanyahu marah, dengan seorang ajudan pemimpin Israel itu mengatakan kepada Axios bahwa wakil presiden Amerika itu tidak terlalu kritis selama pertemuan itu.
Lihat Juga :