India Uji Sistem Rudal S-400 yang Dibeli dari Rusia, Sukses Tembak Jatuh 80% Target
Minggu, 28 Juli 2024 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
"Penempatan saat ini menunjukkan bahwa kami memiliki hampir 1,5 skuadron yang masing-masing ditempatkan di garis depan dengan China dan Pakistan," kata sumber pertahanan tersebut, seperti dikutip dari Army Recognition, Minggu (28/7/2024).
S-400 Triumf, yang oleh NATO disebut SA-21 Growler, adalah salah satu sistem pertahanan udara jarak jauh tercanggih di dunia. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan pesawat, drone, serta rudal balistik dan jelajah hingga jarak 400 kilometer dan pada ketinggian hingga 30 kilometer.
Sistem ini dapat menyerang beberapa target secara bersamaan dengan berbagai jenis rudal, sehingga menyediakan perisai pertahanan berlapis-lapis.
Sistem ini memiliki kemampuan multitarget, yang mampu melacak dan menyerang hingga 80 target secara bersamaan.
Dilengkapi dengan sistem radar canggih, S-400 dapat mendeteksi pesawat siluman dan target lain yang sulit diamati. Selain itu, sistem ini bersifat mobile dan dapat dengan cepat dikerahkan dan dikerahkan kembali ke lokasi yang berbeda sesuai kebutuhan.
S-400 Triumf, yang oleh NATO disebut SA-21 Growler, adalah salah satu sistem pertahanan udara jarak jauh tercanggih di dunia. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan pesawat, drone, serta rudal balistik dan jelajah hingga jarak 400 kilometer dan pada ketinggian hingga 30 kilometer.
Sistem ini dapat menyerang beberapa target secara bersamaan dengan berbagai jenis rudal, sehingga menyediakan perisai pertahanan berlapis-lapis.
Sistem ini memiliki kemampuan multitarget, yang mampu melacak dan menyerang hingga 80 target secara bersamaan.
Dilengkapi dengan sistem radar canggih, S-400 dapat mendeteksi pesawat siluman dan target lain yang sulit diamati. Selain itu, sistem ini bersifat mobile dan dapat dengan cepat dikerahkan dan dikerahkan kembali ke lokasi yang berbeda sesuai kebutuhan.
(mas)
Lihat Juga :