Menlu ASEAN Fokus Bahas Laut China Selatan dan Perang Myanmar

Sabtu, 27 Juli 2024 - 20:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Rusia Klaim Negara ASEAN Tertarik dengan Proposal Keamanan Eurasia Baru

Di antara isu-isu lainnya, Blinken juga akan membahas kerja sama ekonomi dan krisis kemanusiaan di Myanmar, menurut pernyataan dari Departemen Luar Negeri AS.

Tidak ada pengumuman besar yang diharapkan karena anggota ASEAN memiliki pandangan yang berbeda tentang beberapa isu. Ada perpecahan dalam kelompok tersebut tentang cara menangani klaim maritim Tiongkok.

Banyak yang khawatir bahwa konfrontasi langsung dapat menyebabkan konflik yang lebih luas. Indonesia juga telah menyatakan kekhawatiran tentang apa yang dilihatnya sebagai pelanggaran Beijing terhadap zona ekonomi eksklusifnya.

Pemerintah Filipina telah bersikap kritis atas kurangnya dukungan dari ASEAN, tetapi dalam kesepakatan yang jarang terjadi, China dan Filipina mengatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan yang mereka harapkan akan meredakan situasi tanpa mengakui klaim teritorial masing-masing.

Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo mengatakan pada hari Jumat setelah pertemuan dengan Wang dari Tiongkok bahwa mereka sepakat untuk "menghormati perjanjian sementara dengan upaya yang jelas dan tulus".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved