Keluarga Korban pada Teroris Christchurch: Anda Telah Kehilangan Kemanusiaan

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:34 WIB
loading...
Keluarga Korban pada...
Terdakwa kasus serangan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Brenton Harrison Tarrant akhirnya bertemu dengan keluarga para korban yang dia bantai satu tahun lalu. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Terdakwa kasus serangan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru , Brenton Harrison Tarrant akhirnya bertemu dengan keluarga para korban yang dia bantai satu tahun lalu. Brenton membantai 51 jamaah masjid saat mereka hendak menjalankan shalat Jumat.

Mengenakan pakaian penjara abu-abu, Brenton memandangi mereka yang menyampaikan pernyataan dampak korban termasuk Maysoon Salama, ibu dari Ata Elayyan, penjaga gawang tim futsal Selandia Baru berusia 33 tahun yang terbunuh di masjid Al Noor.

Salama mengatakan bahwa dia tidak bisa sepenuhnya memaafkan Brenton. Dia kemudian mengatakan bahwa pria berusia 29 tahun itu telah kehilangan kemanusiaanya saat memutuskan untuk melakukan pembantaian tersebut. ( Baca juga: Teroris Christchurch Pembantai 51 Muslim Bicara di Sidang Vonis, tapi Disensor )

"Saya tidak bisa memaafkan Kamu. Kamu memberi dirimu otoritas untuk mengambil jiwa dari 51 orang. Kejahatan kami satu-satunya di mata Anda adalah bahwa kami adalah Muslim,” katanya, seperti dilasnir Al Arabiya pada Senin (24/8/2020).

"Anda membunuh kemanusiaan Anda sendiri dan saya tidak berpikir dunia akan memaafkan Anda atas kejahatan Anda yang mengerikan. Semoga Anda mendapatkan hukuman terberat atas perbuatan jahat Anda di kehidupan ini dan di akhirat," sambungnya.

Sementara itu, Gamal Fouda, imam masjid Al Noor, mengatakan kepada Brenton bahwa dia salah arah dan disesatkan. ( Baca juga: Terungkap, Oknum Pegawai Kemenhub Pembawa Sabu 3 Kg Positif Narkoba )

"Saya dapat mengatakan kepada keluarga teroris bahwa mereka telah kehilangan seorang putra dan kami juga telah kehilangan banyak dari komunitas kami. Saya menghormati mereka karena mereka menderita seperti kita," ungkapanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
Abu Ubaidah: Mundurlah,...
Abu Ubaidah: Mundurlah, Pemimpin Zionis Tak Peduli pada Anda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved