China Sebut NATO Raup Untung dari Konflik Rusia-Ukraina

Sabtu, 27 Juli 2024 - 07:46 WIB
loading...
China Sebut NATO Raup...
Kapal fregat Spanyol Almirante Juan de Borbon terlihat saat tiba di pangkalannya setelah berpartisipasi dalam Operasi Brilliant Shield NATO, di gudang senjata militer Ferrol di kota Ferrol, wilayah Galicia, barat laut Spanyol, 8 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/Ki
A A A
BEIJING - Negara-negara NATO meraup untung dari konflik Ukraina, menurut juru bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) China Zhang Xiaogang kepada wartawan pada Kamis (25/7/2024).

Zhang diminta mengomentari deklarasi yang diadopsi awal bulan ini pada pertemuan puncak NATO di Washington, yang menyebut Beijing sebagai "pendukung utama perang Rusia melawan Ukraina."

Dia menolak dokumen tersebut sebagai "penuh kebohongan dan bias."

"Sekutu NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS) terus mengobarkan api dan meraup untung dari perang. NATO perlu merenungkan dirinya sendiri, alih-alih mengalihkan kesalahan ke China," ujar Zhang.

Dia kemudian menuduh blok Barat memicu konflik di seluruh dunia.

"Dari Ukraina hingga Afghanistan, dari Irak hingga Libya, mereka telah membawa perang dan bencana ke wilayah-wilayah ini dan rakyatnya," tegas Zhang.

Dia menegaskan kembali bahwa Beijing "secara aktif mempromosikan pembicaraan damai" antara Moskow dan Kiev.

Beijing telah berulang kali menolak tuduhan bahwa mereka membantu Moskow menghindari sanksi dan membantu industri pertahanan Rusia.

Pada bulan Februari 2023, China mengusulkan peta jalan menuju perdamaian yang terdiri dari 12 poin dan sejak itu telah berupaya memediasi konflik tersebut selama pertemuan-pertemuan berikutnya dengan pejabat Rusia dan Ukraina.

Rusia mengutip perluasan NATO yang terus berlanjut ke arah timur dan kerja sama militernya dengan Kiev sebagai salah satu akar penyebab konflik tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menekankan Ukraina harus menjadi negara netral dan membatalkan rencananya untuk bergabung dengan NATO agar setiap negosiasi perdamaian yang potensial dapat berhasil.

Kremlin juga mengatakan “membanjiri” Ukraina dengan senjata-senjata Barat hanya akan menyebabkan eskalasi lebih lanjut tetapi pada akhirnya tidak akan menghentikan tentara Rusia.

Baca juga: Pemimpin Houthi: Pidato Netanyahu di Kongres Cerminkan Tingkat Krisis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved