Menlu Retno: China Harus Ikut Jaga Perdamaian di Indo-Pasifik

Jum'at, 26 Juli 2024 - 11:54 WIB
loading...
Menlu Retno: China Harus...
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi minta China ikut menjaga perdamaian di kawasan Indo-Pasifik. Foto/Kementerian Luar Negeri RI
A A A
VIENTIANE - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi meminta Republik Rakyat China (RRC) ikut serta menjaga perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Itu disampaikannya dalam pertemuan ASEAN-RRC Post-Ministerial Conference (PMC) di Vientiane, Laos, Jumat (26/7/2024).

Retno mengatakan kemitraan ASEAN-RRC telah dan terus tumbuh, serta saling memberikan manfaat selama lebih dari tiga dekade.

Tahun lalu, angka perdagangan mencapai hampir 20 persen dari total perdagangan ASEAN dan sepertiga dari total investasi yang masuk ke Asia Tenggara.

Baca Juga: AS dan Sekutu Tenggelamkan 2 Kapal Perang Besar dengan Rudal Baru untuk Gertak China

Dia mengutip “Laporan Survei Asia Tenggara" dari ISEAS Yusof Ishak tahun 2024, yang menyatakan persepsi masyarakat Asia Tenggara terhadap RRC sebagai mitra ekonomi paling berpengaruh dan sebagai kekuatan politik yang strategis di kawasan.

Dalam pernyataannya, Menlu perempuan pertama Indonesia tersebut mengangkat tiga hal yang dapat berkontribusi bagi kawasan Indo-Pasifik.

Pertama, pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas.

Retno menyampaikan apresiasi kepada China yang menjadikan Bandung Spirit sebagai rujukan.

Spirit tersebut sangat diperlukan, terutama di dunia yang sedang terbelah saat ini.

"Rasa curiga dan saling tidak percaya adalah faktor utama yang membuat upaya membangun saling pemahaman jadi sulit dilakukan. Karena itu, komitmen kita bersama untuk mempertahankan dialog untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan sangatlah penting," katanya.

“ASEAN telah menjadi kontributor positif terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan, dan kemakmuran bersama. Karena itu, saya mengajak RRC untuk terus mendukung sentralitas ASEAN serta mendukung berbagai mekanisme ASEAN," lanjut diplomat top Indonesia tersebut.

Kedua, terkait Laut China Selatan.

Menurutnya, Laut China Selatan adalah urat nadi kawasan Indo-Pasifik. Namun demikian, isu di Laut China Selatan terus menjadi batu sandungan dalam hubungan ASEAN-RRC.

Para Menlu ASEAN menggarisbawahi pentingnya mengimplementasikan Declaration of Conduct (DOC) dan penyelesaian Code of Conduct (COC) secepatnya.

“Posisi Indonesia konsisten, yakni segala klaim, harus diselesaikan secara damai melalui dialog langsung antara pihak yang berkepentingan," ujar Retno.

Ketiga, terkait ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).

Tahun lalu, RRC telah menyampaikan komitmen kuatnya mendukung AOIP, termasuk melalui komitmen 25 proyek konkret senilai USD28,75 miliar yang disampaikan pada saat pelaksanaan ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF).

“ASEAN siap terus bekerja sama dengan RRC untuk memastikan realisasi seluruh proyek konkret tersebut, dan mengembangkan berbagai kolaborasi lainnya di empat pilar prioritas AOIP," imbuh Retno, seperti disampaikan Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangan tertulisnya.

Pertemuan ASEAN-China PMC mengadopsi pernyataan bersama peningkatan kerja sama aksi ranjau kemanusiaan (Humanitarian Mine Action).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved