Mengapa Bangladesh Menghadapi Kerusuhan Massal? Berikut 8 Pemicunya

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
“Selama tiga pemilu berturut-turut, tidak ada proses pemungutan suara yang kredibel dan bebas dan adil,” kata Meenakshi Ganguly, direktur Asia Selatan di Human Rights Watch, kepada BBC.

“[Hasina] mungkin meremehkan tingkat ketidakpuasan orang-orang karena tidak mendapatkan hak yang paling mendasar hak demokratis untuk memilih pemimpinnya sendiri,” kata Ganguly.

Oposisi utama Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) memboikot pemilu pada tahun 2014 dan 2024 dengan mengatakan pemilu yang bebas dan adil tidak mungkin dilakukan di bawah pemerintahan Hasina dan mereka ingin pemilu diadakan di bawah pemerintahan sementara yang netral.

Hasina selalu menolak permintaan ini.

8. Pelanggaran HAM

Kelompok hak asasi manusia juga mengatakan lebih dari 80 orang, banyak dari mereka adalah kritikus pemerintah, telah hilang dalam 15 tahun terakhir, dan keluarga mereka tidak memiliki informasi mengenai mereka.

Pemerintah dituduh membungkam perbedaan pendapat dan media, di tengah kekhawatiran yang lebih luas bahwa Sheikh Hasina semakin otokratis selama bertahun-tahun. Namun para menteri membantah tuduhan tersebut.

“Kemarahan terhadap pemerintah dan partai berkuasa telah terakumulasi sejak lama,” kata Luthfa. “Orang-orang menunjukkan kemarahan mereka sekarang. Orang-orang akan melakukan protes jika mereka tidak mempunyai jalan lain.”

Para menteri Hasina mengatakan pemerintah telah menunjukkan pengendalian diri yang ekstrim meskipun mereka menggambarkan tindakan provokatif yang dilakukan oleh para pengunjuk rasa. Mereka mengatakan demonstrasi telah disusupi oleh oposisi politik mereka dan partai-partai Islam, yang menurut mereka memprakarsai kekerasan tersebut.

Menteri Hukum Anisul Huq mengatakan pemerintah terbuka untuk membahas masalah tersebut. “Pemerintah telah menjangkau para pengunjuk rasa mahasiswa. Jika ada argumen yang masuk akal, kami bersedia mendengarkannya,” kata Huq kepada BBC awal pekan ini.

Protes mahasiswa mungkin merupakan tantangan terbesar yang dihadapi Hasina sejak Januari 2009. Cara penyelesaiannya akan bergantung pada cara dia menangani kerusuhan dan, yang paling penting, cara dia mengatasi kemarahan masyarakat yang semakin besar.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Kongres Pemuda Islam...
Kongres Pemuda Islam Bangladesh, PP KAMMI Komitmen Tingkatkan Kualitas Generasi Muda
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved