Pernah Digunakan untuk Upaya Pembunuhan Donald Trump, AR-15 Naik Status Jadi Ikonik

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Dari tahun 1994 hingga 2004, sebagian besar senjata tersebut diblokir untuk dijual karena larangan senjata serbu AS yang berlaku selama 10 tahun. Perjanjian tersebut tidak diperpanjang, dan sebagian besar pembicaraan tentang perjanjian baru datang dari Partai Demokrat liberal.

Penjualan AR telah meledak sejak tahun 2004 dan sekarang ada lebih dari 28 juta yang beredar di AS, menurut National Shooting Sports Foundation, asosiasi perdagangan pembuat senjata.

Chris Waltz, seorang penjual senjata yang berbasis di Georgia dan pendiri kelompok AR-15 Gun Owners of America yang populer, mengatakan senjata jenis AR-15 menjadi simbol perlawanan pendukung hak kepemilikan senjata terhadap upaya liberal untuk melarang senjata tersebut.

“Semakin mereka menjadi sasaran dan dibicarakan oleh kaum liberal, komunitas Amandemen Kedua semakin menerima mereka,” kata Waltz.

Baca Juga: Sudah Tahu Akan Kalah, Kenapa Biden Ngotot Tetap Maju Melawan Donald Trump?

Dia menambahkan bahwa penentang AR tidak menyebutkan bahwa jutaan orang Amerika menggunakannya setiap hari dengan cara yang legal dan aman, atau bahwa senapan biasanya digunakan dalam kurang dari 3% kematian akibat senjata di negara tersebut, menurut data FBI.

Berakhirnya larangan senjata nasional bertepatan dengan berkembangnya pola pikir militer Amerika setelah serangan 9/11 pada tahun 2001 dan perang Afghanistan dan Irak yang terjadi setelahnya. Platform AR-15 mendapatkan pijakan dalam budaya sipil tidak seperti senjata sebelumnya, kata para ahli.

Chris Goss, yang telah menjual senjata selama 35 tahun, menunjuk ke dinding di toko Foundation Firearms miliknya di Loveland, Colorado, tempat setengah lusin senjata jenis AR-15 dipajang. Goss mengatakan platform tersebut memiliki beberapa atribut yang disukai pembeli - memiliki recoil yang rendah dan mudah untuk ditembak serta dapat dimodifikasi oleh pembeli. Dengan harga sekarang mulai di bawah $500, itu cukup murah.

Namun Goss mengatakan penampilan juga merupakan kunci popularitas platform tersebut di kalangan pendukung senjata dan demonisasi platform tersebut oleh penentang senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved