Pernah Digunakan untuk Upaya Pembunuhan Donald Trump, AR-15 Naik Status Jadi Ikonik

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:30 WIB
loading...
Pernah Digunakan untuk...
Popularitas AR-15 makin meningkat karena pernah digunakan untuk upaya membunuh Donald Trump. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Politisi konservatif berpose dengan senapan bergaya AR untuk potret kartu Natal. Gereja-gereja di negara bagian yang berwarna merah tua memberikannya melalui undian. Para demonstran dari kedua belah pihak yang berbeda politik mendukung mereka dalam aksi protes.

Sebuah rancangan undang-undang di Kongres yang didukung oleh perwakilan konservatif bahkan ingin menetapkan senapan jenis AR-15 sebagai "Senjata Nasional Amerika Serikat".

Platform senapan AR – yang digunakan dalam beberapa penembakan massal paling terkenal dan mematikan dalam sejarah Amerika dalam dua dekade terakhir – kembali menjadi sorotan karena calon pembunuh menggunakan salah satunya pada hari Sabtu untuk menembak mantan Presiden Donald Trump, dan menyerempetnya di telinga.

Pemasaran yang cerdik dan perpecahan partisan telah membantu mendorong banyak orang Amerika untuk mengadopsi jenis senjata ini, menjadikannya simbol budaya dan politik yang kuat di negara di mana Amandemen Kedua Konstitusi mengabadikan hak untuk memanggul senjata.

“Romantisisme seputar AR-15 berasal dari pemasaran,” kata Carolyn Gallaher, seorang profesor di Universitas Amerika yang penelitiannya sebagian berfokus pada kekerasan milisi dan mengikuti perkembangan senjata jenis AR. "Ini seperti teater."

“Produsen senjata mencoba menjual produknya dan mereka melakukannya dengan cara yang memanfaatkan beberapa hal mendasar, seperti hiper-maskulinitas, gagasan tentang keselamatan dan perlindungan, serta memanfaatkan etos prajurit,” katanya.

Pemasaran industri senjata menjadi inti dari tuntutan hukum yang berhasil diajukan terhadap Remington Arms oleh beberapa orang tua korban pembantaian Sekolah Dasar Sandy Hook tahun 2012, dan merupakan argumen yang digunakan oleh orang tua dari anak-anak yang terbunuh dalam penembakan sekolah di Uvalde, Texas tahun 2022, dalam tuntutan hukum mereka terhadap pembuat senjata Daniel Defense, bersama dengan Meta dan Activision Blizzard. Orang-orang bersenjata dalam kedua penembakan tersebut menggunakan senjata jenis AR-15.

Kami telah menjelaskan bahwa perjanjian ini berlaku untuk kapal-kapal publik di Laut Cina Selatan sehingga Tiongkok memahami dengan baik pandangan kami mengenai penerapan perjanjian pertahanan bersama jika batas tersebut dilanggar.

AR-15 pertama kali dikembangkan pada tahun 1950-an oleh pembuat senjata ArmaLite, yang merupakan asal mula nama "AR". Penjualannya lambat selama beberapa dekade pertama keberadaannya. Pembuat senjata Colt membeli hak produksi AR-15 pada tahun 1959. Sebagian besar paten senjata tersebut telah habis masa berlakunya pada tahun 1970-an, sehingga perusahaan senjata lain dapat membuat versinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved