Inilah 3 Negara dengan Populasi Yahudi Terbesar yang Memasok Senjata ke Arab Saudi

Jum'at, 19 Juli 2024 - 15:45 WIB
loading...
Inilah 3 Negara dengan...
Demonstran membawa bendera Amerika Serikat dan Israel di AS. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Tiga negara dengan populasi Yahudi terbesar ini menjadi pemasok senjata bagi Arab Saudi. Sebenarnya, sejumlah negara telah membatasi penjualan senjata ke negara kerajaan tersebut sejak tahun 2015.

Pembatasan penjualan senjata ini dilakukan karena serangan Arab Saudi ke Yaman di tahun 2015. Perang di Yaman digambarkan sebagai bencana kemanusiaan terburuk oleh PBB.

Hal itu membuat banyak negara di Benua Biru seperti Finlandia, Norwegia, dan Jerman menghentikan ekspor senjatanya ke negara-negara Teluk.

Meski begitu, negara Teluk seperti Arab Saudi, Mesir dan Qatar sampai saat ini masih jadi importir senjata utama dan menyumbang lebih dari 25% penjualan senjata global dalam empat tahun terakhir, menurut laporan Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Dari situ diketahui jika terdapat beberapa negara Barat yang masih memasok senjata untuk Arab Saudi. Beberapa negara pemasok senjata ini juga termasuk negara dengan populasi Yahudi terbesar.

3 Negara dengan Populasi Yahudi Terbesar Pemasok Senjata Arab Saudi

1. Amerika Serikat


Negara dengan populasi Yahudi terbesar di dunia yang memasok senjata ke Arab Saudi adalah Amerika Serikat. Negeri Paman Sam tercatat memiliki sekitar 7,3 juta penduduk pemeluk Yahudi di tahun 2022 lalu.

Meski sempat ada aturan pembatasan penjualan senjata ke Arab Saudi di 2015, ekspor AS ke Arab Saudi justru melonjak sebesar 38% antara tahun 2016 dan 2017.

Hal ini hampir seluruhnya disebabkan oleh peningkatan besar dalam transfer dana dari Amerika Serikat, yang nilai ekspornya hampir dua kali lipat dari USD1,8 miliar menjadi USD3,4 miliar pada saat itu.

Secara keseluruhan, tidak ada negara yang bisa menyamai Amerika Serikat dalam hal pasokan senjata dalam jumlah besar ke negara kerajaan ini. Bahkan Washington DC pernah menyumbang 61% dari penjualan senjata besar-besaran ke Saudi.

2. Prancis


Urutan kedua sebagai pemasok senjata terbesar ke Arab Saudi ditempati Prancis. Negara yang memiliki 440.000 penduduk Yahudi ini telah memasok Arab Saudi dengan 7,6% impor senjatanya.

Angka tersebut melonjak cukup tinggi, sebab pada periode 2013-2017 lalu Prancis hanya memasok 4% saja untuk Arab Saudi. Hal tersebut mungkin dipengaruhi oleh pembatasan penjualan senjata yang dilakukan PBB.

Bahkan Arab Saudi dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk membeli jet tempur Rafale Prancis. Desember lalu, Prancis dan Arab Saudi menandatangani rencana kerja sama di bidang industri militer.

Kemudian di tahun 2019, Arab Saudi menandatangani kesepakatan awal untuk membangun kapal perang di kerajaan tersebut dengan Grup Angkatan Laut Prancis.

3. Inggris


Negara dengan populasi Yahudi terbesar yang impor senjata ke Arab Saudi terakhir adalah Inggris. Negeri Ratu Elizabeth sempat menempati posisi kedua untuk urusan importir senjata pada periode 2013-2017, yakni mencapai 23 %.

Namun saat ini Inggris justru akan menurunkan kerjasama militernya dengan Arab Saudi. Terlebih setelah negara ini fokus untuk mengirimkan bantuan ke Ukraina sejak 2022 lalu.

Selain ketiga negara dengan populasi yahudi terbesar ini, terdapat pula China dan Rusia yang tercatat pernah menjual senjatanya ke Arab Saudi. Namun besaran jumlahnya sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti.

Baca juga: Israel Pakai Senjata Terlarang Buatan AS, 320 Orang Tewas dan Luka Bakar Parah dalam 48 Jam
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
VAR Untungkan Argentina?...
VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved