Perusahaan Rusia Tawarkan Hadiah untuk F-16 Pertama yang Berhasil Ditembak Jatuh
Rabu, 17 Juli 2024 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Ukraina mengklaim mereka membutuhkan F-16 untuk bertahan melawan rudal jarak jauh Rusia dan untuk menantang superioritas udara Moskow di garis depan.
Moskow mengatakan F-16 tidak akan mengubah hasil konflik, sama seperti senjata Barat lainnya yang diberikan kepada Kiev gagal melakukannya.
Militer Rusia akan menghancurkan pesawat-pesawat itu seperti yang telah dilakukannya dengan perangkat keras Ukraina lainnya, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov awal tahun ini.
Keputusan Washington dan sekutunya memasok Ukraina dengan kendaraan lapis baja berat buatan Barat pada awal 2023, termasuk tank Abrams buatan AS dan Leopard buatan Jerman, mendorong para pebisnis dan pejabat Rusia memberikan hadiah atas peralatan tersebut, yang direbut atau dihancurkan di garis depan.
Menurut Potanin, Fores telah membayar hadiah serupa sebanyak tujuh kali. Terakhir kali, perusahaan itu membayar hadiah kepada tentara dan perwira Rusia dari berbagai unit, termasuk artileri dan pesawat tanpa awak, karena menghancurkan "sekitar 17 Abrams dan Leopard."
Para prajurit menerima 500.000 rubel (USD5.641) untuk setiap peralatan tersebut, menurut wakil CEO Fores.
Moskow mengatakan F-16 tidak akan mengubah hasil konflik, sama seperti senjata Barat lainnya yang diberikan kepada Kiev gagal melakukannya.
Militer Rusia akan menghancurkan pesawat-pesawat itu seperti yang telah dilakukannya dengan perangkat keras Ukraina lainnya, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov awal tahun ini.
Keputusan Washington dan sekutunya memasok Ukraina dengan kendaraan lapis baja berat buatan Barat pada awal 2023, termasuk tank Abrams buatan AS dan Leopard buatan Jerman, mendorong para pebisnis dan pejabat Rusia memberikan hadiah atas peralatan tersebut, yang direbut atau dihancurkan di garis depan.
Menurut Potanin, Fores telah membayar hadiah serupa sebanyak tujuh kali. Terakhir kali, perusahaan itu membayar hadiah kepada tentara dan perwira Rusia dari berbagai unit, termasuk artileri dan pesawat tanpa awak, karena menghancurkan "sekitar 17 Abrams dan Leopard."
Para prajurit menerima 500.000 rubel (USD5.641) untuk setiap peralatan tersebut, menurut wakil CEO Fores.
Lihat Juga :