DF-26B, Rudal Canggih China Dibuat untuk Tenggelamkan Kapal Induk AS

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:28 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2016, Departemen Pertahanan (DoD) AS juga mengungkapkan bahwa mereka yakin varian nuklir baru, DF-21E CSS-5 Mod 6 juga sedang diproduksi.

Senjata semacam itu dapat menghalangi akses bagi calon lawan yang transit ke zona konflik di perairan yang ingin dikendalikan oleh Beijing, terutama Laut China Timur atau pun Laut China Selatan.

DF-26B Jadi Ancaman yang Lebih Besar


Meskipun DF-21D dapat digunakan di dekat “perairan asal” China, Beijing juga telah mengembangkan rudal lain yang menimbulkan ancaman bagi kapal perang yang beroperasi di sebagian besar wilayah Indo-Pasifik.

Itu adalah DF-26B (Dong Feng-26), sebuah rudal balistik jarak menengah dua tahap berbahan bakar padat yang road-mobile dan pertama kali diperkenalkan pada parade militer pada bulan September 2015.

Rudal ini dilaporkan memiliki jangkauan 4.000 km (2.485 mil) dan dapat digunakan dalam serangan konvensional dan nuklir terhadap sasaran darat maupun laut.

Senjata ini dapat membawa hulu ledak nuklir atau konvensional seberat 1.200 hingga 1.800 kg, dan karena dapat langsung menyerang sasaran seperti wilayah AS di Guam, jika terjadi perang.

Yang lebih mengerikan lagi, DF-26B telah digambarkan sebagai rudal pembunuh kapal induk karena dapat digunakan untuk menargetkan armada kapal induk super bertenaga nuklir kelas Nimitz dan Ford milik Angkatan Laut AS.

Mengirim Pesan ke Washington?


Rudal-rudal tersebut merupakan ancaman yang harus ditanggapi dengan sangat serius oleh Washington, dan Beijing jelas bermaksud menyampaikan pesan tersebut ketika melakukan uji peluncuran kedua platform tersebut ke Laut China Selatan pada tahun 2020.

Uji coba tersebut dilakukan hanya satu hari setelah Beijing menuduh Amerika Serikat mengirimkan sebuah pesawat mata-mata U-2 memasuki "zona larangan terbang" selama latihan militer PLAN di Laut Bohai di lepas pantai utara China.

Salah satu rudal—DF-26B—diluncurkan dari provinsi barat laut Qinghai; sementara yang lainnya—DB-21B—diluncurkan dari provinsi timur Zhejiang. Kedua rudal tersebut ditembakkan ke daerah antara provinsi Hainan dan Pulau Paracel, kata sumber PLA kepada South China Morning Post pada saat itu. Daerah pendaratan berada dalam zona yang menurut otoritas keamanan maritim di Hainan akan terlarang karena adanya latihan militer tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved