Mengapa Presiden Lebanon Tolak Investigasi Internasional Ledakan Beirut?

Minggu, 23 Agustus 2020 - 20:40 WIB
loading...
Mengapa Presiden Lebanon...
Presiden Lebanon Michel Aoun.
A A A
BEIRUT - Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan, penyelidikan internasional atas ledakan mematikan di Beirut akan merusak kedaulatan negaranya dan akan menutupi kebenaran. Padahal, sebelumnya Aoun meminta Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk mendapatkan citra satelit dari Pelabuhan Beirut.

Sekarang, pemerintah yang telah mengundurkan diri, terdiri dari partai Aoun, Hizbullah dan sekutunya, mungkin tidak punya pilihan selain menerima penyelidikan internasional yang dapat dipaksa di bawah Tanggung Jawab Perlindungan PBB (R2P). R2P didukung oleh semua negara anggota PBB pada tahun 2005 untuk mencegah genosida, kejahatan perang, pembersihan etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

(Baca: Mufti Agung Lebanon Desak Penyelidikan Internasional Atas Ledakan Beirut )

Analis, tokoh oposisi, dan pengunjuk rasa mengatakan bahwa Aoun dan elit politik Lebanon akan menutupi apa yang terjadi, karena ada kemungkinan yang meningkat bahwa ledakan besar tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, apapun penyebabnya.

Meskipun seorang diplomat senior PBB mengatakan bahwa ini akan sulit karena akan menjadi preseden bagi beberapa pemimpin negara lain untuk dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, namun langkah itu tetap menjadi pilihan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved