Politikus Korea Selatan Salahkan Perempuan atas Meningkatnya Kasus Lelaki yang Bunuh Diri

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Namun, komentarnya mengikuti sejumlah usulan politik yang tidak ilmiah dan terkadang aneh yang bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah sosial paling mendesak di Korea Selatan, termasuk penyakit mental, kekerasan gender, dan angka kelahiran terendah di dunia.

Bulan lalu, anggota dewan Seoul lainnya berusia 60-an menerbitkan serangkaian artikel di situs web otoritas yang mendorong perempuan muda untuk melakukan senam dan melakukan latihan dasar panggul untuk meningkatkan angka kelahiran.

Pada saat yang sama, sebuah lembaga pemikir pemerintah merekomendasikan agar anak perempuan mulai bersekolah lebih awal dibandingkan anak laki-laki, sehingga teman sekelas akan lebih tertarik satu sama lain pada saat mereka siap menikah.

“Komentar seperti itu menggambarkan betapa misogini yang merajalela di Korea Selatan,” kata Yuri Kim, direktur Serikat Buruh Perempuan Korea. Dia menuduh para politisi dan pembuat kebijakan tidak berusaha memahami tantangan yang dihadapi perempuan, dan malah memilih untuk mengkambinghitamkan mereka.

“Menyalahkan perempuan karena memasuki dunia kerja hanya akan memperpanjang ketimpangan dalam masyarakat kita,” katanya kepada BBC.

Saat ini perempuan berjumlah 20% dari anggota parlemen Korea Selatan, dan 29% dari seluruh anggota dewan lokal.

Dewan Kota Seoul mengatakan kepada BBC bahwa tidak ada proses untuk memeriksa apa yang dipublikasikan politisi di situs resminya kecuali konten tersebut ilegal. Dikatakan bahwa individu sepenuhnya bertanggung jawab atas konten mereka dan akan menghadapi konsekuensi apa pun di masa mendatang.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved