Profil Keir Starmer, PM Baru Inggris yang Ternyata Pendukung Zionis Israel

Selasa, 09 Juli 2024 - 13:38 WIB
loading...
Profil Keir Starmer,...
Keir Starmer, PM baru Inggris yang merupakan pendukung Zionis Israel. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Keir Starmer terpilih sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru. Ini terjadi setelah Partai Buruh menang dalam pemilihan umum (Pemilu) pada Kamis lalu.

Berdasarkan hasil Pemilu, Keir Starmer akan memegang posisi PM Inggris menggantikan Rishi Sunak. Menariknya, momen ini bakal menjadi kali pertama Partai Buruh berkuasa dalam 14 tahun terakhir.

Profil Keir Starmer


Awalnya, Keir Rodney Starmer dikenal sebagai politikus dan pengacara kenamaan di Inggris. Sebelum terpilih menjadi PM baru, dia telah memimpin Partai Buruh sejak 2020.

Starmer lahir di Southwark, London, 2 September 1962. Saat ini, usianya sudah menginjak 61 tahun.

Baca Juga: Jadi PM Baru Inggris, Keir Starmer Siap Gunakan Senjata Nuklir terhadap Musuh

Starmer tumbuh bersama keluarga yang mengalami masa sulit. Di satu sisi, ibunya sakit parah, sementara sang ayah disebutkan cukup emosional.

Saat menjajaki dunia pendidikan, Starmer sempat mengembangkan kemampuan bermusik. Dia sering mengikuti pelajaran biola bersama Norman Cook; mantan bassis Housemartins yang menjadi DJ Fatboy Slim.

Setelah itu, Starmer juga menyelesaikan studi hukum di Universitas Leeds dan Oxford. Menariknya, pengalaman selama menjalani pendidikan itu mengarahkan dirinya ke gerakan kiri.

Awalnya, Starmer menekuni bidang hukum dan menjadi pengacara. Dia bahkan sempat menjadi Direktur Kejaksaan Negeri pada 2008.

Perlahan, Starmer mulai tertarik dengan politik. Dia sempat menjadi anggota Parlemen dari Partai Buruh setelah terpilih pada 2015.

Seiring waktu, namanya semakin populer di kalangan partai. Alhasil, Starmer bisa menjadi pemimpin Partai Buruh menggantikan Jeremy Corbyn pada 2020.

Waktu itu, Corbyn mundur setelah kalah telak pada Pemilu Desember 2019. Starmer terpilih setelah mengalahkan kandidat lain termasuk loyalis Corbyn, Long-Bailey.

Mengutip Times of Israel, Starmer pernah membuat pernyataan mengejutkan ketika meminta maaf kepada komunitas Yahudi atas aksi anti-Semitisme yang sebelumnya terjadi di Partai Buruh era Corbyn. Dia bahkan menyebutnya sebagai “noda” yang harus diberantas.

Dukungan Starmer untuk komunitas Yahudi tidak dilakukan tanpa alasan. Istrinya, Victoria Alexander, diketahui memiliki latar belakang Yahudi.

“Keluarga istri saya beragama Yahudi. Ayahnya beragama Yahudi, keluarganya datang dari Polandia. Keluarga besarnya tinggal di Israel,” ucap Starmer kepada Jewish News, seperti dikutip Selasa (9/7/2024).

Lebih jauh, Starmer juga pernah menyebut dirinya sebagai pendukung Zionisme. Dia mendukung hak Israel untuk berdiri sebagai tanah air.

"Satu-satunya kekhawatiran saya adalah bahwa Zionisme dapat memiliki arti yang sedikit berbeda bagi orang yang berbeda, dan sampai batas tertentu, Zionisme telah dijadikan senjata. Saya tidak akan terlalu mempermasalahkannya. Saya mengatakannya dengan lantang dan jelas serta bersungguh-sungguh bahwa saya mendukung Zionisme tanpa syarat."

Tak hanya itu, Starmer juga pernah mengatakan kepada Jewish Chronicle bahwa apabila definisi “Zionis” adalah seseorang yang percaya pada Negara Israel, dalam pengertian itu dirinya adalah seorang Zionis.

Demikianlah ulasan mengenai profil Keir Starmer, PM baru Inggris pengganti Rishi Sunak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Berita Terkini
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved