Oposisi Serukan Korsel Miliki Senjata Nuklir di Tengah Permusuhan dengan Korut
Selasa, 09 Juli 2024 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
“Saat ini kami akan melakukan persiapan untuk mengembangkan senjata nuklir dalam waktu singkat,” kata Na. “Saya tidak akan berhenti hanya dengan kata-kata, tapi dengan tindakan.”
Na akan mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Kekuatan Rakyat pada konvensi partai pada 23 Juli.
Pada tahun 1975, Korea Selatan bergabung dengan Perjanjian Nonproliferasi (NPT) nuklir, yang melarang negara-negara penandatangan mengembangkan senjata nuklir.
Meskipun terus terlibat dalam program penelitian nuklir sejak saat itu, negara ini tetap mempertahankan kebijakan resmi non-proliferasi.
Namun, pemimpin Korut Kim Jong Un terus-menerus mencoba mengembangkan kemampuan nuklir ofensif meskipun mendapat kecaman internasional, sehingga mendorong mempertimbangkan kembali posisi Korea Selatan.
Pada tahun 2023, Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol menyarankan agar negaranya dapat memperoleh persenjataan nuklirnya sendiri jika situasi dengan Korea Utara tidak membaik.
Pada bulan April 2023, AS setuju untuk mengerahkan kapal selam bersenjata nuklir ke Korea Selatan, sebagai imbalan jika negara tersebut membatalkan rencana untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
Na akan mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Kekuatan Rakyat pada konvensi partai pada 23 Juli.
Pada tahun 1975, Korea Selatan bergabung dengan Perjanjian Nonproliferasi (NPT) nuklir, yang melarang negara-negara penandatangan mengembangkan senjata nuklir.
Meskipun terus terlibat dalam program penelitian nuklir sejak saat itu, negara ini tetap mempertahankan kebijakan resmi non-proliferasi.
Namun, pemimpin Korut Kim Jong Un terus-menerus mencoba mengembangkan kemampuan nuklir ofensif meskipun mendapat kecaman internasional, sehingga mendorong mempertimbangkan kembali posisi Korea Selatan.
Pada tahun 2023, Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol menyarankan agar negaranya dapat memperoleh persenjataan nuklirnya sendiri jika situasi dengan Korea Utara tidak membaik.
Pada bulan April 2023, AS setuju untuk mengerahkan kapal selam bersenjata nuklir ke Korea Selatan, sebagai imbalan jika negara tersebut membatalkan rencana untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
Lihat Juga :