2 Presiden Korea Selatan yang Alami Pemakzulan

Senin, 08 Juli 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Setelah tujuh putaran sidang yang berlangsung hingga tanggal 30 April, Mahkamah Konstitusi memenangkan Roh yang dijatuhi sanksi pada tanggal 14 Mei, 63 hari setelah rancangan undang-undang pemakzulan disahkan oleh Majelis.

“(Tuduhan Roh atas pemilu ilegal) tidak serius atau cukup serius untuk membenarkan pemecatan presiden,” kata Ketua Pengadilan Yun Young-chul dalam putusannya, yang mengangkat kembali Roh.

Hampir 60 persen warga Korea menentang pemakzulan Roh, hal ini sangat bertolak belakang dengan sentimen publik saat ini yang meminta Park mengundurkan diri karena skandal korupsi.

Namun pada tahun 2004 dan 2016, warga turun ke jalan untuk menunjukkan “kekuatan rakyat.”

Pada tanggal 7 Maret 2004, nyala lilin pertama yang menentang pemakzulan Roh diadakan di jalan-jalan Seoul. Sekitar 170 orang yang sebagian besar berasal dari Nosamo – kelompok pendukung resmi kubu Roh Moo-hyun – berkumpul untuk mendesak anggota parlemen Korea Selatan agar membatalkan diskusi pemakzulan, lima hari sebelum mosi pemakzulan diajukan melalui pemungutan suara.

Unjuk rasa tersebut segera memperoleh momentum dengan lebih dari 500 kelompok masyarakat, termasuk kelompok masyarakat Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi Partisipatif, bergabung dalam gerakan tersebut.

Pada hari mosi pemakzulan disahkan, sekitar 12.000 orang melakukan protes di dekat Majelis Nasional, menyatakan bahwa pemakzulan Roh tidak sah. Jumlah orang yang berkumpul untuk unjuk rasa mencapai 70.000 pada hari berikutnya.

Demonstrasi mingguan mencapai puncaknya pada tanggal 20 Maret, ketika setidaknya 200.000 orang turun ke jalan di lebih dari 50 kota di seluruh negeri, menurut penyelenggara demonstrasi. Polisi menyebutkan jumlahnya sekitar 130.000 orang.

Sebulan kemudian, para pemilih menghukum kandidat parlemen konservatif dengan kemenangan Partai Uri dalam pemilu 15 April. Partai Uri memenangkan kendali Majelis Nasional, melipatgandakan kursi mereka menjadi 152 untuk meraih mayoritas, berkat kemarahan pemilih terhadap pemakzulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved