alexametrics

IDF: Lebanon Bayar Mahal Jika Hizbullah-Israel Kembali Berperang

loading...
IDF: Lebanon Bayar Mahal Jika Hizbullah-Israel Kembali Berperang
Kepala Komando Utara IDF, Mayor Jenderal Amir Baram memperingatkan Lebanon akan membayar mahal jika terjadi konflik bersenjata baru antara Israel dan Hizbullah. Foto/Istimewa
A+ A-
TEL AVIV - Kepala Komando Utara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Mayor Jenderal Amir Baram memperingatkan, Lebanon akan membayar mahal jika terjadi konflik bersenjata baru antara Israel dan Hizbullah.

Israel dan Hizbullah tidak terlibat dalam konfrontasi militer langsung sejak perang yang menghancurkan selama 34 hari di musim panas 2006. Namun, dengan terus meningkatnya ketegangan di kawasan, perang antara kedua pihak mungkin saja akan kembali terjadi.

“Kami akan terus bertindak untuk menggagalkan upayan Hizbullah untuk mengancam keamanan kami, secara diam-diam dan terang-terangan seperti yang dipersyaratkan, dan jika perang terjadi, kami akan membuat mereka membayar harga yang mahal, termasuk kepada mereka yang memberikan dukungan, di mana pun diperlukan,” kata Baram.



Baram, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (14/6), kemudia mengatakan bahwa Hizbullah tetap setia kepada pemimpin tertinggi di Iran dan bukan kepada warga Lebanon.

"Sebagai akibat langsung, negara Libanon bertanggung jawab untuk membayar mahal untuk kerjasamanya dengan terorisme Syiah dalam kampanye berikutnya," katanya dan menuduh Hizbullah melanggar Resolusi 1701 Dewan Keamanan (DK) PBB, yang mengakhiri perang antara Israel dan Hizbullah.

Dia mengklaim bahwa Hizbullah terus mengkonsolidasikan kekuasaan di Lebanon selatan dan membangun infrastruktur terorisme dan roket di dekat perbatasan dengan Israel. "Ini adalah pelanggaran terhadap resolusi tersebut," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak