Giliran Seluruh Tentara Jerman Bakal Hengkang dari Niger

Minggu, 07 Juli 2024 - 14:15 WIB
loading...
Giliran Seluruh Tentara...
Seluruh tentara Jerman bakal hengkang dari Niger. Foto/REUTERS
A A A
NIAMEY - Seluruh tentara Jerman akan mengakhiri operasi di pangkalan udaranya di Niger pada 31 Agustus 2024 menyusul kegagalan perundingan dengan junta yang berkuasa di negara Sahel tersebut.

Dua negara NATO lainnya, Prancis dan Amerika Serikat (AS), telah memutuskan langkah serupa sebelumnya dengan proses penarikan tentara mereka sedang berlangsung.

Kementerian Pertahanan Jerman pada Sabtu mengonfirmasi keputusan mengakhiri operasi seluruh tentara Bundeswehr di Niger. Kerja sama militer kedua negara juga akan diakhiri.

Baca Juga: Jenderal Amerika: Penarikan Sekitar 1.000 Tentara AS dari Niger Hampir Rampung

Gagalnya perundingan menandai pergeseran diplomatik terbaru Niger dari Barat sejak kudeta pada Juli 2023 yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum yang pro-Barat dan mengangkat kepemimpinan militer saat ini ke tampuk kekuasaan.

Sejak itu, Niger beralih ke Rusia dan Iran dan menjauh dari Amerika Serikat dan mantan penguasa kolonialya; Prancis.

Pergeseran serupa terjadi di negara tetangga; Mali dan Burkina Faso, yang juga diperintah oleh para pemimpin militer dan menghadapi kekerasan dari kelompok ekstremis.

Pada akhir Mei, Jerman dan Niger mencapai kesepakatan sementara yang mengizinkan Bundeswehr untuk terus mengoperasikan pangkalan transportasi udara di Ibu Kota Niger, Niamey, hingga akhir Agustus.

Namun, menurut laporan AFP, Minggu (7/7/2024), negosiasi untuk memperpanjang perjanjian tersebut gagal, terutama karena personel pangkalan tersebut tidak lagi mendapatkan kekebalan dari penuntutan.

Sekitar 38 tentara Bundeswehr yang ditempatkan di pangkalan tersebut dalam beberapa waktu terakhir, bersama dengan 33 staf dari perusahaan Jerman dan asing.

Ini terutama digunakan untuk operasi evakuasi warga negara Jerman di Afrika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved