Raja Salman: Negara-negara Arab dan Islam Akan Lawan Ancaman Agresif

Sabtu, 01 Juni 2019 - 06:08 WIB
Raja Salman: Negara-negara...
Raja Salman: Negara-negara Arab dan Islam Akan Lawan Ancaman Agresif
A A A
MAKKAH - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi Salman menyatakan negara-negara Arab dan Islam akan tegas melawan ancaman agresif. Dia tidak menyebut nama Iran meskipun Teheran sedang terlibat perseteruan dengan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Menurut Raja Salman, pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Makkah yang dihadiri 57 negara pada hari Jumat akan berfokus pada upaya untuk menghadapi ancaman dan bekerja untuk masa depan negara-negara Arab dan Islam.

"Kami bertemu di Makkah untuk membangun masa depan rakyat kami, untuk mencapai keamanan dan stabilitas bagi negara-negara Arab dan Islam kami, dan untuk secara tegas menghadapi ancaman agresif dan kegiatan subversif," tulis Raja Salman di Twitter, seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/6/2019).

Sebelumnya pada hari Jumat, Raja Salman mengatakan tindakan tegas diperlukan untuk menghentikan "eskalasi" Iran setelah serangan terhadap aset minyak Teluk, karena para pejabat AS mengatakan pengerahan militernya ke Timur Tengah ditujukan pada Iran.

Sementara itu, Suriah menolak pernyataan akhir pertemuan darurat negara-negara Arab yang diadakan di Arab Saudi, yang mengkritik apa yang disebutnya intervensi Iran terhadap urusan internal Suriah.

Suriah mengatakan pernyataan dari pertemuan di Saudi itu merupakan campur tangan yang tidak dapat diterima oleh Damaskus.

"Kehadiran Iran sah karena datang atas permintaan pemerintah Suriah dan berkontribusi untuk mendukung upaya Suriah dalam memerangi terorisme yang didukung oleh beberapa peserta dalam KTT itu," kata Kementerian Luar Negeri Suriah dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah Suriah mengatakan KTT itu seharusnya mengutuk keterlibatan negara-negara lain dalam urusan Suriah yang tidak memiliki legitimasi dan legalitas. "Dan memberikan dukungan tak terbatas dalam berbagai bentuk kepada kelompok-kelompok teroris dan memperpanjang krisis di Suriah," imbuh pernyataan kementerian tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Raja Salman Serang Iran...
Raja Salman Serang Iran dalam Debut Sidang Umum PBB
Jenderal Tentara Negara...
Jenderal Tentara Negara Arab yang Mati Ditembak atau Dirudal
Raja Salman Suarakan...
Raja Salman Suarakan Keprihatinan Serius atas Kebijakan Destabilisasi Iran
Iran Balik Tuding Arab...
Iran Balik Tuding Arab Saudi Pengacau di Timur Tengah
Raja Salman Serukan...
Raja Salman Serukan Dunia Akui Iran sebagai Negara Sponsor Terorisme
Presiden Raisi Undang...
Presiden Raisi Undang Raja Salman Kunjungi Iran
Berita Terkini
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
16 menit yang lalu
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
1 jam yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
1 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
2 jam yang lalu
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
2 jam yang lalu
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
3 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved