Jenderal Iran Tak Sabar Ingin Serang Israel Lagi, Tunggu Perang Zionis-Hizbullah Pecah
Rabu, 03 Juli 2024 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
“Kami telah menyaksikan kejahatan rezim Zionis, yang didukung oleh Amerika dan Eropa selama hampir sembilan bulan. Kami menyaksikan kejahatan besar yang dilakukan oleh arogansi dan rezim Zionis terhadap rakyat [Palestina] setiap hari. Kami mendukung Palestina," papar jenderal Iran tersebut.
Hajizadeh juga mencatat dua serangan sebelumnya yang dilakukan IRGC. Pertama terjadi pada tahun 2019 ketika Iran menjatuhkan drone militer AS, Global Hawk, yang diklaim sedang melakukan misi mata-mata di wilayah Iran.
Washington berpendapat bahwa pesawat tak berawak itu menjadi sasaran di wilayah udara internasional dalam apa yang digambarkannya sebagai “serangan tak beralasan.”
Insiden kedua terjadi pada tahun 2020 ketika IRGC meluncurkan lebih dari 12 rudal balistik di Pangkalan Udara Al Asad di Al Anbar, Irak barat, dan pangkalan udara lainnya di Erbil sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan IRGC Qassem Soleimani oleh serangan pesawat tak berawak AS.
Hajizadeh juga mencatat dua serangan sebelumnya yang dilakukan IRGC. Pertama terjadi pada tahun 2019 ketika Iran menjatuhkan drone militer AS, Global Hawk, yang diklaim sedang melakukan misi mata-mata di wilayah Iran.
Washington berpendapat bahwa pesawat tak berawak itu menjadi sasaran di wilayah udara internasional dalam apa yang digambarkannya sebagai “serangan tak beralasan.”
Insiden kedua terjadi pada tahun 2020 ketika IRGC meluncurkan lebih dari 12 rudal balistik di Pangkalan Udara Al Asad di Al Anbar, Irak barat, dan pangkalan udara lainnya di Erbil sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan IRGC Qassem Soleimani oleh serangan pesawat tak berawak AS.
(mas)
Lihat Juga :