Komandan Tepi Barat Brigade Al-Quds Palestina Tewas Dirudal Israel
Senin, 01 Juli 2024 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada Sabtu sore, pasukan penjajah kolonial Israel menyerbu desa Qalqas, selatan Hebron, dan desa Qusra, tenggara Nablus di Tepi Barat.
Di tengah eskalasi Israel yang terus berlanjut, Utusan PBB untuk Timur Tengah, Tor Wennesland, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas keputusan pemerintah Israel melegalkan lima permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki.
Wennesland menekankan pada platform media sosial X bahwa keputusan ini memperburuk ketegangan dan mengurangi peluang tercapainya perdamaian berdasarkan solusi dua negara.
Dia juga mencatat bahwa permukiman tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Negara-negara dan organisasi Arab juga mengutuk keputusan Israel memperluas permukiman di Tepi Barat yang diduduki, memperingatkan konsekuensi serius dan mengutuk pelanggaran hukum internasional oleh Tel Aviv.
Kecaman Arab tersebut terjadi setelah Israel Broadcasting Corporation (KAN) mengumumkan kabinet Zionis telah menyetujui rencana Kamis lalu yang mencakup "melegalkan lima pos terdepan di Tepi Barat dan menerbitkan tender untuk pembangunan ribuan unit rumah di permukiman."
Baca juga: PM Mikati Nyatakan Lebanon dalam Keadaan Perang karena Konflik Israel-Hizbullah
PBB Memperingatkan
Di tengah eskalasi Israel yang terus berlanjut, Utusan PBB untuk Timur Tengah, Tor Wennesland, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas keputusan pemerintah Israel melegalkan lima permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki.
Wennesland menekankan pada platform media sosial X bahwa keputusan ini memperburuk ketegangan dan mengurangi peluang tercapainya perdamaian berdasarkan solusi dua negara.
Dia juga mencatat bahwa permukiman tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Negara-negara dan organisasi Arab juga mengutuk keputusan Israel memperluas permukiman di Tepi Barat yang diduduki, memperingatkan konsekuensi serius dan mengutuk pelanggaran hukum internasional oleh Tel Aviv.
Kecaman Arab tersebut terjadi setelah Israel Broadcasting Corporation (KAN) mengumumkan kabinet Zionis telah menyetujui rencana Kamis lalu yang mencakup "melegalkan lima pos terdepan di Tepi Barat dan menerbitkan tender untuk pembangunan ribuan unit rumah di permukiman."
Baca juga: PM Mikati Nyatakan Lebanon dalam Keadaan Perang karena Konflik Israel-Hizbullah
(sya)
Lihat Juga :