alexametrics

'Kirim Pesan' ke Iran, Bomber AS Jalankan Misi Pertama di Teluk Persia

loading...
Kirim Pesan ke Iran, Bomber AS Jalankan Misi Pertama di Teluk Persia
Pesawat pembom Stratofortress B-52H milik AS menjalankan misi pertamanya di Teluk Persia untuk mengirimkan pesan kepada Iran. Foto/Istimewa
A+ A-
DOHA - Pesawat pembom B-52 Amerika Serikat (AS) telah memulai operasi udara dari pangkalan AS di Qatar, seiring langkah Washington mengumpulkan pasukannya di Teluk Persia. Gedung Putih mengatakan tindakan itu dilakukan untuk mencegah dugaan serangan terhadap kepentingan AS oleh Iran.

Pusat komando AS (CENTCOM) merilis foto-foto pembom Stratofortress B-52H ketika mereka lepas landas dari Pangkalan Udara Al Udeid dekat Doha, Qatar. Misi itu datang beberapa hari setelah Pentagon merilis video yang menunjukkan pesawat-pesawat itu berangkat dari pangkalan Angkatan Udara di Louisiana.

"Ini adalah misi pertama dari Satuan Tugas Bomber yang dikerahkan ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS untuk mempertahankan pasukan dan kepentingan Amerika di kawasan itu," kata CENTCOM seperti dikutip dari Fox News, Selasa (14/5/2019).



Angkatan Udara AS juga merilis gambar saat pembom B-52H Stratofortress mengisi bahan bakar di tengah penerbangan di suatu tempat di Asia barat daya. Gambar itu juga menunjukkan jet tempur F-35A Lightning II dan F-15C Eagle yang juga sedang mengisi bahan bakar, tetapi di lokasi yang dirahasiakan.

Gugus Tugas Bomber dikerahkan ke Timur Tengah bersama dengan armada Angkatan Laut AS dalam upaya untuk melawan dugaan ancaman serangan dari Iran.

"Setiap serangan terhadap kepentingan Amerika Serikat atau pihak sekutu kita akan ditanggapi dengan kekuatan yang tak henti-hentinya," kata Penasihat Keamanan Nasional John Bolton pekan lalu.

"Amerika Serikat tidak mencari perang dengan rezim Iran, tetapi kami sepenuhnya siap untuk menanggapi serangan apa pun, apakah dengan wakil, Korps Pengawal Revolusi Islam, atau pasukan reguler Iran," imbuhnya.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak