Serang Crimea, Rudal ATACMS Amerika Disebut Kalahkan S-500 Rusia untuk Pertama Kalinya

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Pada pertengahan Mei, tentara Ukraina melancarkan serangan ATACMS besar-besaran di pangkalan Rusia di Belbek di luar Sevastopol di Crimea. Gambar-gambar yang dirilis mengonfirmasi bahwa ATACMS menghancurkan radar dan dua peluncur dari baterai pertahanan udara S-400.

Sebagaimana dicatat oleh analis di Oryx, pasukan Rusia telah kehilangan dua pos komando S-400, empat radar, dan 16 peluncur.

Para pakar Rusia telah mengakui keefektifan rudal ATACMS, dan menyarankan agar rudal yang dipasok ke Ukraina itu dihancurkan sebelum dapat diluncurkan.

Pakar militer Vasily Dandykin mengatakan kepada Izvestia bahwa Sevastopol diserang oleh rudal balistik ATACMS untuk pertama kalinya.

“Rudal-rudal ini terbang sangat cepat,” katanya, seperti dikutip EurAsian Times, Selasa (25/6/2024).

“Mereka menembak hampir pada jarak maksimum, yang untuk ATACMS adalah 300 km. Dari Odessa ke Sevastopol berjarak sekitar 270-280 km. Kita perlu meningkatkan sistem pertahanan udara kita untuk menghindari pemborosan sumber daya pada drone. Serangan besar-besaran terhadap Crimea, khususnya Sevastopol, menunjukkan bahwa rudal-rudal ini akan segera menargetkan wilayah kami," paparnya.

Dandykin menyebut insiden tersebut sebagai “aksi teroris murni” dan menekankan perlunya menyerang lokasi rudal tersebut dan merespons dengan lebih kuat.

Dia menyatakan bahwa angkatan bersenjata Rusia secara aktif berupaya meningkatkan pertahanan udara dan rudal secara real-time dan mencatat perlunya menghancurkan sistem rudal musuh sebelum diluncurkan meskipun tugasnya sangat sulit.

“Tidak mudah untuk melakukan ini, tapi realistis,” ujarnya.


ATACMS Kalahkan Sistem Rudal S-500 Rusia


Sementara itu, media Ukraina; Kyiv Post, menulis bahwa ATACMS telah mengalahkan sistem rudal canggih S-500 Rusia untuk pertama kalinya.

Laporan tersebut mengeklaim Sevastopol adalah elemen kunci dari infra militer Rusia dan pusat pertahanan udara Crimea.

Menurut intelijen Ukraina, inti dari jaringan pertahanan udara tersebut adalah S-500 yang baru-baru ini dikerahkan, sistem pertahanan udara mutakhir Rusia.

Laporan media Ukraina tersebut mengeklaim ini mungkin pertama kalinya ATACMS memasuki wilayah udara yang dilindungi oleh S-500 Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved