Serang Crimea, Rudal ATACMS Amerika Disebut Kalahkan S-500 Rusia untuk Pertama Kalinya

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan sejumlah media, drone tersebut, yang diidentifikasi dengan nomor ekor 11-2046 dan tanda panggilan FORTE10, telah lepas landas dari pangkalan udara NATO Sigonella di Italia dan melintasi wilayah udara Yunani dan Bulgaria sebelum menuju Laut Hitam.

Moskow menuduh drone ini berperan dalam memfasilitasi serangan Ukraina ke Crimea.

Pemerintah Rusia telah berjanji untuk membalas, dan para pejabat memperingatkan “konsekuensinya” bagi AS dan negara mana pun yang terlibat dalam memasok senjata ke Ukraina.

Dampak Mengerikan Serangan ATACMS


ATACMS adalah rudal balistik yang diluncurkan dari darat yang ditembakkan dari sistem roket peluncuran ganda HIMARS atau M270.

Tidak seperti rudal jelajah konvensional, yang melaju dengan kecepatan 600 mph, ATACMS dapat mencapai kecepatan hingga 2.300 mph, sehingga sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara.

Setelah diluncurkan, sistem deteksi radar dan rudal Rusia langsung aktif, namun kecepatan rudal hanya memungkinkan respons sekitar tiga menit.

Jangka waktu pertempuran yang singkat ini, sekitar 30 detik, membuatnya sulit untuk dicegat, sehingga secara signifikan membebani unit pertahanan udara Rusia.

Para pakar mencatat bahwa pada saat peluncuran, diperlukan waktu untuk menentukan lintasan dan titik tumbukan rudal, sehingga menyisakan pilihan terbatas selain memperingatkan semua orang untuk berlindung.

Pada bulan Oktober, Amerika Serikat menyetujui pengiriman batch pertama sistem rudal taktis ATACMS ke Ukraina dengan jangkauan 165 km. Menurut The New York Times, sekitar 20 rudal dikirim. Ukraina telah meminta rudal ini selama beberapa bulan.

Pada bulan Maret, AS diam-diam mengirimkan versi dari rudal jarak jauh ini ke Ukraina sebagai bagian dari paket dukungan militer. Versi ini dapat mencapai target hingga jarak 300 km, hampir dua kali lipat jangkauan ATACMS jarak menengah.

Washington belum mengungkapkan secara terbuka jumlah pasti rudal balistik yang dipasok ke Ukraina, meskipun Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menggambarkan jumlah tersebut sebagai jumlah yang “signifikan”.

Rudal-rudal ini pertama kali digunakan pada dini hari tanggal 17 April terhadap lapangan terbang Rusia di Crimea. Sejak itu, ATACMS jarak jauh telah berdampak signifikan terhadap lapangan terbang Rusia, baterai pertahanan udara, dan kapal perang yang berlabuh di Crimea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Houthi Serang Kapal...
Houthi Serang Kapal Induk Nuklir Amerika dengan Rudal Jelajah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved