Dipicu Pakta Pertahanan Moskow dan Pyongyang, AS Kirim Kapal Induk ke Korea Selatan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 15:35 WIB
loading...
Dipicu Pakta Pertahanan...
Kapal induk AS tiba di Korea Selatan. Foto/AP
A A A
SEOUL - Sebuah kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat tiba pada Sabtu (22/6/2024) di Korea Selatan. Itu ditujukan untuk latihan tiga arah yang meningkatkan pelatihan militer mereka guna mengatasi ancaman Korea Utara yang meningkat seiring dengan keberpihakannya pada Rusia.

Kedatangan kapal induk USS Theodore Roosevelt di Busan terjadi sehari setelah Korea Selatan memanggil duta besar Rusia untuk memprotes perjanjian yang dicapai antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un minggu ini yang menjanjikan bantuan pertahanan timbal balik jika terjadi perang.

Korea Selatan mengatakan kesepakatan itu menimbulkan ancaman terhadap keamanannya dan memperingatkan bahwa negara tersebut dapat mempertimbangkan pengiriman senjata ke Ukraina untuk membantu melawan invasi Rusia sebagai respons – sebuah langkah yang pasti akan merusak hubungan Korea Selatan dengan Moskow.

Setelah pertemuan antara kepala pertahanan mereka di Singapura pada awal bulan Juni, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang mengumumkan Freedom Edge. Latihan multidomain baru ini bertujuan untuk mempertajam respons gabungan negara-negara tersebut di berbagai bidang operasi, termasuk udara, laut, dan dunia maya.

Kapal induk Theodore Roosevelt akan berpartisipasi dalam latihan yang diperkirakan akan dimulai pada bulan Juni. Militer Korea Selatan tidak segera mengkonfirmasi rincian spesifik dari pelatihan tersebut.

Baca Juga: 6 Kekuatan Pakta Pertahanan Bergaya NATO antara Rusia dan Korea Utara

Angkatan Laut Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedatangan Theodore Roosevelt menunjukkan postur pertahanan yang kuat dari sekutu dan “keinginan yang kuat untuk menanggapi ancaman Korea Utara yang semakin meningkat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved