6 Kekuatan Pakta Pertahanan Bergaya NATO antara Rusia dan Korea Utara

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Dengan kata lain, kedua negara berjanji untuk membantu satu sama lain secara militer pada saat pertikaian dengan negara tetangga mereka dan negara-negara Barat semakin meningkat. Dan hal ini menimbulkan pertanyaan besar.

Jika ini merupakan pakta pertahanan kolektif, apakah penangkal nuklir Rusia kini meluas ke Korea Utara dan sebaliknya? Akankah “kerja sama militer-teknis” tersebut mencakup mengadakan latihan militer gabungan dan membentuk pasukan gabungan untuk melindungi perbatasan mereka? Siapa lagi yang bisa bergabung dalam perjanjian ini di masa depan?

“Ini bisa dikatakan menunjukkan apa yang telah mereka bangun dalam beberapa bulan dan tahun terakhir,” kata Jo Bee-yun, Associate Research Fellow di Korea Institute for Defense Analyses. “Tetapi yang pasti menurut saya klausul ini sangat mengkhawatirkan.”

“Karena ini masih tahap awal, tergantung bagaimana perkembangannya, kalau saya jadi mereka, mereka akan menafsirkan klausul tersebut sesuai kebutuhan mereka.”

5. Saling Membutuhkan dan Saling Menguatkan

6 Kekuatan Pakta Pertahanan Bergaya NATO antara Rusia dan Korea Utara

Foto/AP

Dan ada kekhawatiran yang lebih mendesak bahwa “kerja sama militer-teknis” dapat berarti lebih banyak peluru dan rudal yang dikirim dari pabrik-pabrik Korea Utara ke garis depan di Ukraina.

Baik Moskow maupun Pyongyang membantah hal ini terjadi, namun Rusia, yang pernah mendukung sanksi PBB yang secara eksplisit mencegah Korea Utara mengekspor senjata, menggunakan kesempatan ini untuk kembali mengecam “sanksi bermotif politik.”

Pada bulan Maret lalu, Rusia telah menggunakan posisinya di dewan keamanan PBB untuk mengakhiri mandat panel yang memantau pelanggaran sanksi Korea Utara.

6. Melemahkan Musuh Kedua Negara

6 Kekuatan Pakta Pertahanan Bergaya NATO antara Rusia dan Korea Utara

Foto/AP

Media pemerintah Rusia tidak melewatkan kesempatan untuk menyerang Barat. “Barat mengakui kekhawatiran yang sangat besar atas kunjungan Putin ke Korea Utara” demikian bunyi judul berita utama di Moskovsky Komsomolets, sebuah surat kabar harian nasional pada hari Selasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved