Eks PM Ehud Barak Anggap Kemenangan Mutlak Israel Slogan Kosong: Ini Perang Paling Gagal dalam Sejarah!

Minggu, 16 Juni 2024 - 07:24 WIB
loading...
A A A
“Kita sekarang menghadapi keputusan-keputusan sulit antara alternatif-alternatif buruk dalam melanjutkan pertempuran di Jalur Gaza, memperluas operasi melawan Hizbullah di utara dan mempertaruhkan perang multifront yang akan melibatkan Iran dan proksinya. Dan semua ini terjadi sementara kudeta yudisial terus berlanjut, dengan tujuan membangun kediktatoran agama yang rasis, ultranasionalis, mesianis, dan keji,” paparnya.

Barak melanjutkan, “Krisis ini mengharuskan kita untuk memobilisasi segala sesuatu yang kuat, baik dan efektif dalam diri kita untuk kembali ke jalur pertumbuhan, pemberdayaan, pencerahan dan harapan yang telah dijalani Israel sepanjang sejarahnya. Itu akan menjadi kemenangan nyata.”

“Pada saat ini, kami tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Kita perlu melihat secara langsung dan berani apa yang terjadi pada kita dan alasannya, dan kemudian kita perlu tekad untuk memperbaikinya dengan cepat, meskipun akan ada pertentangan yang akan timbul jika tindakan tersebut dilakukan. Hal ini membutuhkan ketegasan, keberanian dan tindakan—dari anggota oposisi, dari anggota koalisi pemerintahan yang memiliki kekuatan, dan juga dari kami, seluruh warga negara,” imbuh Barak.

“Ini benar-benar darurat! Inti dari bencana yang kita alami adalah bahwa di tengah bencana ini, Israel dipimpin oleh sebuah pemerintahan dan seorang perdana menteri yang jelas-jelas tidak layak untuk menjabat,” sambung dia.

“Orang-orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada tanggal 7 Oktober dan bertanggung jawab atas kegagalan perang di Gaza tidak cocok untuk memimpin Israel memasuki era baru yang risikonya akan jauh lebih besar.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Berita Terkini
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved