Jihad Islam: Gencatan Senjata Bisa Diwujudkan setelah Israel Mundur dari Gaza
Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Permintaan tersebut antara lain adalah rekonstruksi Gaza, pencabutan blokade Israel, diperbolehkannya pergerakan orang dan pengangkutan barang tanpa batasan.
Sementara itu, seorang tawanan Israel yang dibebaskan selama serangan terhadap kamp pengungsi Nuseirat menyerukan lebih banyak protes, menuntut agar tawanan yang tersisa di Gaza dibebaskan.
“Saya sudah berada di Israel, tetapi masih banyak sandera di Gaza,” kata Andrey Kozlov, dilansir Al Jazeera. “Saya melihat banyak demonstrasi pada hari Sabtu dan itu memberi saya banyak harapan. Saya meminta Anda untuk datang dan mendukung keluarga dan sandera.”
Mengomentari seruan Kozlov, Hassan Barari, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Qatar, mengatakan bahwa mantan tawanan tersebut mengetahui kesulitan dalam menyelamatkan sisa tawanan dengan paksa.
“Orang ini yang ditawan selama 250 hari. Dia menyadari mustahil bagi Israel untuk membebaskan siapa pun yang berbicara secara militer… tidak ada cara untuk menjangkau mereka,” kata Barari.
Sementara itu, seorang tawanan Israel yang dibebaskan selama serangan terhadap kamp pengungsi Nuseirat menyerukan lebih banyak protes, menuntut agar tawanan yang tersisa di Gaza dibebaskan.
“Saya sudah berada di Israel, tetapi masih banyak sandera di Gaza,” kata Andrey Kozlov, dilansir Al Jazeera. “Saya melihat banyak demonstrasi pada hari Sabtu dan itu memberi saya banyak harapan. Saya meminta Anda untuk datang dan mendukung keluarga dan sandera.”
Mengomentari seruan Kozlov, Hassan Barari, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Qatar, mengatakan bahwa mantan tawanan tersebut mengetahui kesulitan dalam menyelamatkan sisa tawanan dengan paksa.
“Orang ini yang ditawan selama 250 hari. Dia menyadari mustahil bagi Israel untuk membebaskan siapa pun yang berbicara secara militer… tidak ada cara untuk menjangkau mereka,” kata Barari.
Lihat Juga :