Israel Lakukan 3.300 Pembantaian Warga Palestina di Jalur Gaza Sejak 7 Oktober

Jum'at, 14 Juni 2024 - 20:30 WIB
loading...
Israel Lakukan 3.300...
Asap dan api membumbung di atas bangunan yang hancur saat serangan Israel di Kamp Al Bureij di Deir al-Balah, Gaza pada 3 Juni 2024. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Israel telah melakukan lebih dari 3.300 pembantaian terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung sejak 7 Oktober, yang menewaskan sekitar 40.000 korban.

Sebagian besar para korban adalah wanita dan anak-anak, menurut kantor media pemerintah (GMO) di Gaza.

GMO memperingatkan, “Warga Palestina di Jalur Gaza menderita kelaparan, kelangkaan pangan, dan kehausan, terutama di kota Gaza dan provinsi-provinsi Gaza utara sebagai akibat dari penutupan semua Penyeberangan ke daerah tersebut dan pembatasan jumlah truk bantuan yang diizinkan masuk.”

Pernyataan tersebut menekankan, “Penggunaan kelaparan, kehausan, dan penolakan perawatan medis oleh Israel sebagai senjata selama agresi biadab ini, merupakan kejahatan perang yang parah dan genosida, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan mengabaikan semua seruan, tuntutan, dan resolusi yang relevan.”

GMO menyerukan kepada organisasi-organisasi internasional dan kemanusiaan, termasuk PBB, untuk mengambil tindakan segera dan menyediakan makanan dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan bagi rakyat di Gaza, dan memaksa Pendudukan Israel untuk membawa bantuan.

Mereka menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam untuk juga memberikan tekanan pada Israel untuk mengakhiri pengepungan, membuka Penyeberangan dan memberikan bantuan kepada rakyat Palestina di sana.

Baca juga: Hamas Akui Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved