Intelijen Ukraina: Putin Sangat Marah setelah 2 Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Diserang
Kamis, 13 Juni 2024 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
"Karena mereka berusaha menyembunyikan dan melindungi Su-57 dengan hati-hati. Dan Su-57 ini tidak pernah memasuki wilayah udara Ukraina karena takut ditembak jatuh. Namun gagal," ujarnya.
"Operasi tersebut memberikan pukulan serius terhadap kemampuan musuh karena Rusia memproduksi jet siluman canggih bermesin ganda dalam jumlah terbatas, dan hanya sedikit yang beroperasi," lanjut Yusov.
"Mereka digunakan untuk melancarkan serangan rudal terhadap sasaran sipil Ukraina, terhadap infrastruktur kami. Jadi hukumannya memang pantas," imbuh dia.
Dalam laporan terbaru lainnya pada hari Rabu, Yusov mengatakan HUR dapat mengonfirmasi bahwa salah satu dari jet tempur Su-57 Rusia mengalami kerusakan signifikan. "Dan yang lainnya mengalami kerusakan ringan dan mungkin dapat diperbaiki," paparnya.
Justin Bronk, peneliti senior di lembaga think tank Royal United Services Institute yang berbasis di London, mengatakan dalam sebuah analisis pada 10 Juni bahwa keberhasilan Ukraina dalam merusak pesawat Su-57 merupakan pukulan besar bagi armada jet tempur siluman Rusia yang telah lama bermasalah.
"Operasi tersebut memberikan pukulan serius terhadap kemampuan musuh karena Rusia memproduksi jet siluman canggih bermesin ganda dalam jumlah terbatas, dan hanya sedikit yang beroperasi," lanjut Yusov.
"Mereka digunakan untuk melancarkan serangan rudal terhadap sasaran sipil Ukraina, terhadap infrastruktur kami. Jadi hukumannya memang pantas," imbuh dia.
Dalam laporan terbaru lainnya pada hari Rabu, Yusov mengatakan HUR dapat mengonfirmasi bahwa salah satu dari jet tempur Su-57 Rusia mengalami kerusakan signifikan. "Dan yang lainnya mengalami kerusakan ringan dan mungkin dapat diperbaiki," paparnya.
Justin Bronk, peneliti senior di lembaga think tank Royal United Services Institute yang berbasis di London, mengatakan dalam sebuah analisis pada 10 Juni bahwa keberhasilan Ukraina dalam merusak pesawat Su-57 merupakan pukulan besar bagi armada jet tempur siluman Rusia yang telah lama bermasalah.
Lihat Juga :