Israel Gelar Serangan Terdalam di Lebanon sejak Pecah Konflik

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:15 WIB
loading...
Israel Gelar Serangan...
Asap mengepul setelah serangan Israel di Lebanon selatan, seperti yang terlihat dari Israel pada 5 Mei 2024. Foto/Ayal Margolin/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Serangan udara Israel menghantam konvoi truk di wilayah Hermel Lebanon dekat perbatasan dengan Suriah, menewaskan beberapa orang.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan tiga anggota Hizbullah termasuk di antara mereka yang tewas.

Ini menandai serangan paling utara terhadap Lebanon sejak bentrokan meletus antara Israel dan Hizbullah pada 8 Oktober, sehari setelah dimulainya perang di Gaza.

Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang kompleks Hizbullah milik Unit 4400 kelompok tersebut, yang dikatakan bertugas untuk “peningkatan kekuatan logistik”.

Israel menambahkan serangan itu merupakan respons terhadap penembakan drone Israel di Lebanon selatan oleh Hizbullah pada Senin (10/6/2024).

Ketegangan antara Hizbullah dan Israel meningkat selama beberapa pekan terakhir, dengan para pejabat Israel mengancam akan memperluas operasi militer mereka di Lebanon.

Militer Israel mengumumkan kematian empat tentaranya yang tewas di satu bangunan jebakan di Rafah, Gaza selatan pada Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved