3 Negara yang Tetap Mendukung Israel Ketika Dunia Mengutuknya, Nomor 1 Sekutu Abadi

Jum'at, 07 Juni 2024 - 16:05 WIB
loading...
3 Negara yang Tetap...
Warga Palestina memeriksa mobil yang terkena serangan Israel, di Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 4 Juni 2024. Foto/REUTERS/Ramadan Abed
A A A
WASHINGTON - Terdapat sejumlah negara yang tetap mendukung Israel ketika dunia mengutuknya. Salah satunya jadi sekutu hidup dan mati.

Meski demikian, dukungan internasional kepada Palestina terus bertambah. Baru-baru ini, ada tiga negara Eropa yang resmi mengakuinya, yakni Irlandia, Norwegia, dan Spanyol.

Negara-negara lain berpotensi menyusul mengingat situasi kemanusiaan di Palestina yang semakin memburuk akibat serangan Israel.

Kendati begitu, tetap ada beberapa negara yang masih setia mendukung Israel terlepas dari segala tindakannya. Siapa saja?

Negara yang Tetap Mendukung Israel saat Dunia Mengutuknya

1. Amerika Serikat


Amerika Serikat merupakan sekutu dekat Israel yang paling setia. Terlepas dari berbagai kecaman yang menerpa, Negeri Paman Sam tetap teguh pada pendiriannya bersama Tel Aviv.

Mengutip New York Times, Rabu (29/5/2024), John F Kirby selaku juru bicara Gedung Putih baru-baru ini menyampaikan pandangannya terkait krisis yang melanda Rafah. Menurutnya, tragedi di Rafah tidak cukup untuk mengubah kebijakan AS saat ini.

Sebelumnya, Biden memang mengancam akan berhenti memasok senjata ke Israel jika mereka ngotot untuk menyerang Rafah. Hanya saja, ancaman tersebut diragukan banyak pihak mengingat Israel yang masih berani menyerang Rafah dengan brutal.

2. Inggris


Inggris menjadi sekutu strategis Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober. Sepanjang itu, mereka pun banyak membantu Tel Aviv termasuk dalam hal penjualan senjata.

Mengutip Reuters, Inggris memasok senjata senilai 42 juta pound (USD53 juta) ke Israel pada 2022. Ekspor tersebut juga terus dilanjutkan seiring kebutuhan Israel dalam perangnya melawan Hamas.

Pada pernyataan menandai enam bulan sejak serangan awal Hamas, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengulangi seruannya kepada kelompok Palestina agar segera membebaskan sandera Israel dan menghentikan pertempuran.

Namun, Inggris juga menyebut keberlanjutan dukungannya kepada Israel bergantung pada kepatuhannya terhadap hukum kemanusiaan internasional.

Jika mereka mengabaikannya, bisa jadi bantuan-bantuan yang selama ini diberikan akan ditahan sementara.

3. Prancis


Pada krisis yang melanda Palestina, pemerintah Prancis telah melarang semua demonstrasi pro-Palestina di negaranya. Hal ini digambarkan Amnesty International sebagai tindakan tak proporsional terhadap hak berdemokrasi.

Namun, larangan tersebut masih gagal mencegah mobilisasi besar-besaran di Prancis. Pada 19 Oktober tahun lalu misalnya, polisi telah mengeluarkan 827 denda dan menangkap 43 orang karena melanggar perintah Kementerian Dalam Negeri terkait larangan demonstrasi.

Tak hanya pemerintah, sebagian besar media Prancis juga bersikap hati-hati dalam pendekatannya terhadap perang Israel di Gaza.

Mereka kerap sejalan dengan wacana dominan yang mendukung tindakan Israel dan memperdebatkan penggunaan kata 'genosida'.

Itulah sejumlah negara yang tetap mendukung Israel meski dunia internasional mulai membencinya.

Baca juga: Israel Serang Sekolah PBB di Gaza Tengah, 40 Orang Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved