Lima Roket Gaza Hujani Israel di Tengah Peringatan Great March of Return

Minggu, 31 Maret 2019 - 06:49 WIB
Lima Roket Gaza Hujani...
Lima Roket Gaza Hujani Israel di Tengah Peringatan Great March of Return
A A A
GAZA - Sejumlah roket ditembakkan dari Gaza ke Israel pada Minggu (31/3/2019) pagi. Serangan ini menandai kemunduran beberapa jam setelah kedua pihak tampaknya menuju gencatan senjata tidak resmi menyusul satu hari kekerasan tingkat rendah di sepanjang perbatasan.

Tidak ada laporan cedera atau kerusakan akibat tembakan roket, Dewan Daerah Eshkol mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan lima roket ditembakkan ke Israel dari Gaza setelah sirene berbunyi di wilayah Eshkol yang berdekatan dengan Jalur Gaza selatan.

"Ledakan terdengar dan serangan roket telah diarahkan ke area terbuka," kata Dewan Regional Eshkol seperti dikutip dari Times of Israel.

Tidak pihak yang mengklaim bertanggung jawab dari Gaza.

Serangan itu tampaknya menjadi serangan roket pertama sejak putaran pertempuran yang hebat berkurang pada hari Rabu lalu, menyusul eskalasi ketika sebuah roket menghantam sebuah rumah di Israel tengah dan melukai tujuh orang.

Serangan terbaru ini kemungkinan akan mengurangi upaya antara pihak-pihak untuk menengahi gencatan senjata, setelah kedua belah pihak menyatakan kepuasan dengan relatif tidak adanya kekerasan selama protes besar di sepanjang perbatasan pada hari Sabtu, yang mengarah pada harapan bahwa pemahaman dapat dicapai segera. Serangan ini juga dapat mengakhiri rencana untuk membuka kembali dua penyeberangan masuk dan keluar dari Jalur Gaza pada hari Minggu.

Para mediator dari Mesir, yang bolak-balik antara Israel dan penguasa Gaza Hamas, telah terlibat dalam upaya yang lengkap untuk menengahi kesepakatan gencatan senjata jangka panjang. Pemahaman antar pihak dilaporkan termasuk Hamas membuat pengaturan untuk mencegah kekerasan selama protes hari Sabtu.

Sebelumnya, seorang pejabat dengan kelompok Hamas, yang memerintah Jalur Gaza, mengatakan kedua pihak dapat mencapai pemahaman untuk ketenangan jangka panjang "dalam beberapa hari," dan para pejabat Israel dilaporkan sedang mencari cara untuk melonggarkan beberapa pembatasan pada Jalur Gaza sejak minggu lalu setelah relatif tidak ada kekerasan selama akhir pekan.

Lebih dari 40.000 warga Palestina ambil bagian dalam aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza Sabtu sore. Aksi itu menandai satu tahun gerakan Great March of Return.

Sejumlah demonstran melemparkan granat dan bahan peledak ke pagar keamanan serta melemparkan batu ke arah pasukan dan membakar ban.

Tercatat tiga orang tewas di tembak oleh tentara Israel dalam aksi tersebut dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
19 menit yang lalu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
53 menit yang lalu
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
1 jam yang lalu
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
2 jam yang lalu
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
2 jam yang lalu
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved