Konflik Kian Memanas, Presiden Israel Ancam Perang Terhadap Hizbullah Lebanon

Jum'at, 07 Juni 2024 - 07:42 WIB
loading...
Konflik Kian Memanas,...
Presiden Israel Isaac Herzog mengumbar ancaman perang terhadap kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon. Namun kelompok itu justru siap perang habis-habisan. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Presiden Israel Isaac Herzog telah mengumbar ancaman perang terhadap kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Menurut Herzog, perang melawan Hizbullah adalah tindakan merespons "terorisme" dan dunia seharusnya tidak terkejut dengan langkah negara Yahudi tersebut.

Herzog membahas tentang Lebanon pada sebuah upacara di Yerusalem, yang menandai peringatan 57 tahun Israel mengambil kendali atas seluruh kota tersebut selama konflik tahun 1967 dengan Mesir, Suriah dan Yordania.

“Dari sini saya beralih ke komunitas internasional dan para pemimpinnya dan menekankan—kita tidak bisa tetap acuh tak acuh terhadap terorisme ini, baik dari Lebanon atau di mana pun,” kata Herzog.

Baca Juga: Kepala Staf IDF: Israel Siap Perang Melawan Hizbullah

“Dunia perlu sadar dan menyadari bahwa Israel tidak punya pilihan selain melindungi warga negaranya dan tidak mengejutkan jika Israel melakukan hal tersebut—dengan kuat dan semakin tegas," paparnya.

Herzog menyatakan bahwa Israel telah diserang oleh proksi Iran di Lebanon setiap hari dan sekarang bukan waktunya untuk berdiam diri dan membiarkan keadaan menjadi lebih buruk.

“Agresi teroris ini harus dihentikan,” katanya.

Sebelumnya pada hari Rabu, dua drone yang diluncurkan oleh Hizbullah menghantam kota Hurfeish di Israel yang berbatasan dengan Lebanon, menewaskan seorang tentara cadangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan melukai sepuluh orang lainnya.

Kelompok tersebut juga mengklaim telah menyerang situs pertahanan rudal Iron Dome di Ramot Naftali, dengan menggunakan peluru kendali.

IDF mengatakan pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi serangan tersebut.

Sebanyak 19 tentara IDF telah terbunuh di wilayah utara sejak 7 Oktober 2023, ketika pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menanggapi serangkaian serangan Hamas di luar Gaza dengan melancarkan serangan terhadap daerah kantong Palestina.

Hizbullah berusaha mendukung Hamas dengan sesekali menembakkan roket ke Israel utara. Saling tembak roket telah memaksa evakuasi lebih dari 53.000 warga Israel dan 95.000 warga Lebanon dari sekitar perbatasan.

Israel juga menyalahkan serangan roket Hizbullah yang memicu serangkaian kebakaran hutan di Dataran Tinggi Golan dan Galilea utara selama akhir pekan lalu, yang membakar hampir 2.500 hektare hutan.

Netanyahu menggemakan komentar Herzog saat mengunjungi kota utara Kiryat Shmona, mengatakan IDF siap untuk “tindakan yang sangat intens” terhadap Hizbullah.

“Siapa pun yang berpikir bahwa mereka dapat menyakiti kami dan kami akan berdiam diri adalah kesalahan besar,” katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (7/6/2024).

“Bagaimanapun, kami akan memulihkan keamanan di utara.”

Sementara itu, pejabat Hizbullah Naim Qassem mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompoknya tidak menganggap ancaman Israel sebagai sesuatu yang serius.

“Kami telah memutuskan untuk tidak memperluas pertempuran dan kami tidak menginginkan perang habis-habisan. Namun jika hal ini diberlakukan pada kami, kami siap dan kami tidak akan mundur,” kata Qassem.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved