Giliran Prancis Siap Pasok Jet Tempur ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Jum'at, 07 Juni 2024 - 07:21 WIB
loading...
Giliran Prancis Siap...
Prancis siap memasok jet tempur Mirage 2000 ke Ukraina untuk melawan Rusia. Prancis ikuti jejak Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia yang janjikan F-16 untuk Kyiv. Foto/REUTERS/Carlos Garcia Rawlins
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengumumkan bahwa Paris akan memasok jet tempur Mirage 2000 ke Ukraina untuk digunakan dalam perang melawan invasi Rusia.

Langkah Prancis ini mengikuti jejak sekutu NATO lainnya, yakni Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia, yang menjanjikan pasokan jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) untuk Kyiv.

Menurut Macron, Paris juga akan melatih pilot Kyiv untuk menggunakan jet tempur Mirage 2000. Namun dia tidak merinci berapa jumlah pesawat yang akan diberikan, atau kapan akan tiba.

“Besok kami akan meluncurkan kerja sama baru dan mengumumkan transfer jet tempur Mirage 2000-5 ke Ukraina, yang dibuat oleh pabrikan Prancis; Dassault, dan melatih pilot Ukraina mereka di Prancis,” kata Macron kepada penyiar TF1 Prancis pada hari Kamis.

Baca Juga: Macron Izinkan Ukraina Gunakan Senjata Prancis untuk Serang Target di Wilayah Rusia

Selain pesawat tempur F-16 buatan AS, Kyiv juga telah lama meminta pesawat tempur Mirage 2000.

Dalam sebuah posting-an di media sosial pada bulan Januari, komandan Angkatan Udara Ukraina mengatakan bahwa jet-jet tersebut—kira-kira sebanding dengan F-16 tetapi dianggap lebih bermanuver—dapat “meningkatkan potensi tempur” armada Ukraina era Soviet.

Prancis memiliki sekitar 26 pesawat Mirage 2000-5 dan 65 pesawat Mirage 2000-D yang lebih tua yang masih aktif, menurut lembaga peringkat Flight International’s World Air Forces.

Tidak jelas apakah Macron bermaksud untuk menyisihkan salah satu armada tugas aktif Angkatan Udara Prancis, atau apakah jet yang tidak lagi bertugas akan ditugaskan kembali ke Kyiv.

Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia semuanya telah berjanji untuk memasok pesawat tempur F-16 ke Ukraina, meskipun belum ada yang benar-benar dikirimkan.

Bulan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Belgia akan memasok 30 unit F-16 buatan tahun 1980-an, sehingga jumlah total yang dijanjikan menjadi 85 unit.

Pada awal perang Rusia-Ukraina, Macron memposisikan dirinya sebagai sosok yang berhati-hati, memperingatkan negara-negara anggota NATO lainnya bahwa mengirim senjata berat ke Kyiv bisa menjadi tindakan yang terlalu eskalasi.

Namun, dia kemudian muncul sebagai salah satu pemimpin NATO yang paling pro-intervensi, dan menyatakan pada awal tahun ini bahwa gagasan mengirim pasukan darat Barat untuk berperang melawan Rusia “tidak dapat dikesampingkan.”

Panglima Militer Ukraina Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi mengatakan pekan lalu bahwa instruktur militer Prancis akan segera dikerahkan di Ukraina.

Meskipun Kementerian Pertahanan Ukraina dengan cepat menarik kembali klaim tersebut, Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal mengatakan bahwa pertanyaan mengenai pengiriman instruktur Prancis ke negaranya “bukanlah hal yang tabu.”

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa ada banyak fakta yang menunjukkan bahwa instruktur Prancis sudah bekerja di Ukraina dan memperingatkan bahwa para agen ini merupakan target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Rusia.

Macron mengatakan kepada TF1 bahwa dia tidak khawatir akan meningkatnya konflik. Presiden Prancis itu kemudian mengumumkan bahwa dia akan mendukung pembentukan “brigade Prancis” berkekuatan 4.500 tentara Ukraina yang dilatih dan diperlengkapi oleh Prancis, dan mengulangi pengumumannya pekan lalu bahwa Ukraina dapat menggunakan rudal Prancis untuk serangan jarak jauh di tanah Rusia.

“Kami mendukung Ukraina. Ukraina diizinkan untuk menyerang sasaran di mana rudal telah ditembakkan,” katanya.

"Kami melarang menyerang warga sipil dengan senjata kami," ujarnya, yang dilansir Russia Today, Jumat (7/6/2024).

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow akan mempertimbangkan untuk mempersenjatai musuh-musuh negara-negara Barat yang memberikan Ukraina sarana untuk melakukan serangan tersebut.

“Ini adalah resep untuk masalah yang sangat serius,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved