Giliran Prancis Siap Pasok Jet Tempur ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Jum'at, 07 Juni 2024 - 07:21 WIB
loading...
A A A
Meskipun Kementerian Pertahanan Ukraina dengan cepat menarik kembali klaim tersebut, Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal mengatakan bahwa pertanyaan mengenai pengiriman instruktur Prancis ke negaranya “bukanlah hal yang tabu.”

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa ada banyak fakta yang menunjukkan bahwa instruktur Prancis sudah bekerja di Ukraina dan memperingatkan bahwa para agen ini merupakan target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Rusia.

Macron mengatakan kepada TF1 bahwa dia tidak khawatir akan meningkatnya konflik. Presiden Prancis itu kemudian mengumumkan bahwa dia akan mendukung pembentukan “brigade Prancis” berkekuatan 4.500 tentara Ukraina yang dilatih dan diperlengkapi oleh Prancis, dan mengulangi pengumumannya pekan lalu bahwa Ukraina dapat menggunakan rudal Prancis untuk serangan jarak jauh di tanah Rusia.

“Kami mendukung Ukraina. Ukraina diizinkan untuk menyerang sasaran di mana rudal telah ditembakkan,” katanya.

"Kami melarang menyerang warga sipil dengan senjata kami," ujarnya, yang dilansir Russia Today, Jumat (7/6/2024).

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Moskow akan mempertimbangkan untuk mempersenjatai musuh-musuh negara-negara Barat yang memberikan Ukraina sarana untuk melakukan serangan tersebut.

“Ini adalah resep untuk masalah yang sangat serius,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved