8 Fakta Menarik Dick Schoof, Mantan Kepala Intelijen yang Dinominasikan sebagai PM Belanda

Kamis, 06 Juni 2024 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya apa pendapatnya tentang perjanjian tersebut, yang dipresentasikan awal bulan ini setelah 175 hari perundingan, Schoof mengatakan bahwa ia mempunyai keprihatinan yang sama mengenai masalah imigrasi, suaka dan pengungsi, jaminan sosial, kedudukan semua warga negara “termasuk petani,” dan internasional. keamanan.

Namun masih harus dilihat siapa yang akan mengambil keputusan. Schoof hanya akan menjadi perdana menteri atas izin empat pemimpin partai yang memiliki mayoritas jelas di parlemen.

Pekerjaannya juga terhenti di Brussel, di mana Schoof harus memaksakan konsesi dari sesama pemimpin Uni Eropa. Koalisi ini ingin tidak ikut serta dalam peraturan migrasi Uni Eropa tertentu dan memberikan dana yang jauh lebih sedikit kepada blok tersebut, serta menerapkan peraturan yang lebih longgar mengenai alam dan pertanian.

7. Tidak Pernah Korupsi

Setelah hampir empat belas tahun berkuasa, Belanda mengetahui segala hal tentang perdana menteri Mark Rutte yang akan keluar: mulai dari kesukaannya terhadap kopi, di mana ia mendapatkannya, dan di mana ia menghabiskan liburannya.

Sebagai perbandingan, Schoof adalah yang bersih. Diketahui ia dibesarkan dalam keluarga Katolik sebagai anak bungsu kedua dari tujuh bersaudara. Saat ini, ia adalah ayah yang bercerai dari dua anak perempuan dewasa, yang ia dan istrinya adopsi dari Tiongkok. Selain pekerjaannya, ia menyukai gadget dan perhatian media.

Pemimpin oposisi Frans Timmermans menyebut Schoof sebagai “pegawai negeri yang sangat setia dan berdedikasi.” Dalam komentarnya kepada media, mantan rekannya menggambarkan dia sebagai seorang gila kerja yang ambisius dan memiliki selera humor.

Ironisnya, kritik paling vokal datang dari kelompok sayap kanan. “Belanda telah memilih Geert Wilders dan yang kami dapatkan adalah mantan pegawai negeri Partai Buruh yang telah memata-matai kami selama bertahun-tahun,” gerutu pemimpin Forum Demokrasi (FvD) Thierry Baudet.

8. Mengerjakan PR Pemerintahan Sebelumnya

Kandidat perdana menteri atau bukan, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum pemerintahan berikutnya dapat menjabat.

Schoof sekarang akan terlibat dalam pembagian kementerian dan membantu menunjuk kandidat untuk posisi-posisi penting. Setelah raja Belanda mengukuhkan pemerintahan baru, Schoof dan anggota kabinet lainnya akan menghabiskan musim panas untuk merancang program koalisi yang menyempurnakan perjanjian pemerintahan saat ini. Tujuannya adalah agar program itu siap pada bulan September.

Didesak untuk memberikan wawasan tentang rencana masa depan pemerintah Belanda, Schoof tampaknya masih terjebak dalam peran lamanya, menolak pertanyaan wartawan dengan mengatakan kepada mereka: “Anda harus bertanya kepada dunia politik.”

Dia sepertinya lupa bahwa mulai sekarang, dunia itu termasuk Schoof sendiri — yang berada di puncak.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Fakta-Fakta Menarik...
Fakta-Fakta Menarik Penyu yang Jarang Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved