China: AS Tidak Berhak Hidupkan Kembali Seluruh Sanksi Terhadap Iran

Kamis, 20 Agustus 2020 - 17:37 WIB
loading...
China: AS Tidak Berhak...
China mengatakan, Amerika Serikat (AS) tidak berhak untuk melakukan snapback atau memulihkan kembali seluruh sanksi PBB terhadap Iran. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China mengatakan, Amerika Serikat (AS) tidak berhak untuk melakukan "snapback" atau memulihkan kembali seluruh sanksi PBB terhadap Iran. Alasannya, AS telah keluar dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) atau kesepakatan nuklir Iran.

Pemulihan seluruh sanksi PBB terhadap Iran, atau "snapback" adalah salah satu klausul dalam kesepakatan antara Iran dan enam kekuatan dunia yang dicapai tahun 2015 lalu. Langkah ini bisa diambil oleh para penandatangan kesepakatan jika Iran dinilai melanggar kesepakatan tersebut.

AS diketahui bukanlah lagi bagian dari kesepakatan itu, karena telah memutuskan untuk menarik diri pada tahun 2018 lalu. ( Baca juga: China Kerahkan Jet Tempur Siluman ke Dekat India, Ada Apa? )

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa AS telah menarik diri dari JCPOA dan oleh karena itu tidak memiliki hak untuk meminta pemulihan rezim sanksi PBB terhadap Iran," ucap juru bicara Kemenerian Luar Negeri China, Zhao Lijian seperti dilansir Sputnik pada Kamis (20/8/2020).

Pernyataan ini datang tidak lama setelah Presiden AS, Donald Trump mengaku telah mengarahkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo untuk memberi tahu Dewan Keamanan PBB (DK) bahwa AS bermaksud untuk memulihkan hampir semua sanksi PBB yang sebelumnya ditangguhkan terhadap Iran.

"Saya mengarahkan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, untuk memberi tahu DK PBB bahwa AS bermaksud memulihkan hampir semua sanksi PBB yang ditangguhkan sebelumnya terhadap Iran," kata Trump. ( Baca juga: China Gelar 'Kampanye Piring Bersih', Tanda-tanda Krisis Pangan? )

Pompeo dilaporkan akan melakukan perjalanan ke New York awal pekan depan untuk meminta pengembalian semua sanksi PBB terhadap Iran dan bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved