Mahmoud Ahmadinejad Daftar Pemilu Presiden Iran, Zionis Akan Ketakutan?
Minggu, 02 Juni 2024 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum kedatangannya di Kementerian Dalam Negeri Iran, para pendukungnya meneriakkan dan mengibarkan bendera Iran. Mereka segera mengepung Ahmadinejad, 67 tahun, sambil berteriak: “Allahu Akbar!”
Dia menuruni tangga di kementerian, menunjukkan paspornya seperti biasa kepada puluhan fotografer dan jurnalis video yang siap untuk proses pendaftaran. Saat seorang wanita memproses pencalonannya, dia duduk, menoleh ke arah jurnalis, mengangguk dan tersenyum ke arah kamera. Ia diharapkan memberikan sambutan setelah menyelesaikan pendaftarannya.
Pemilu direncanakan pada tanggal 28 Juni untuk menggantikan anak didik garis keras Khamenei, Presiden Ebrahim Raisi, yang tewas dalam kecelakaan helikopter pada bulan Mei bersama tujuh orang lainnya.
Mantan ketua parlemen Ali Larijani, seorang konservatif yang memiliki hubungan kuat dengan mantan Presiden Iran yang relatif moderat Hassan Rouhani, telah mendaftar, begitu pula mantan Kepala Bank Sentral Iran Abdolnasser Hemmati, yang juga mencalonkan diri pada tahun 2021.
Siapa lagi yang ingin mencalonkan diri masih menjadi pertanyaan. Penjabat presiden negara tersebut, Mohammad Mokhber, yang sebelumnya merupakan birokrat di belakang layar, bisa menjadi yang terdepan karena dia sudah terlihat bertemu dengan Khamenei. Yang juga dibahas sebagai calon calon adalah mantan Presiden reformis Mohammad Khatami, namun, seperti halnya Ahmadinejad, apakah ia akan diizinkan untuk mencalonkan diri adalah pertanyaan lain.
Periode pendaftaran selama lima hari akan ditutup pada hari Selasa, dan Dewan Wali diperkirakan akan mengeluarkan daftar final kandidat dalam waktu 10 hari. Hal ini akan memungkinkan dilakukannya kampanye yang dipersingkat selama dua minggu sebelum pemungutan suara pada akhir Juni.
Baca Juga: Laporan Militer Iran: Tidak Ada Serangan dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi
Dia menuruni tangga di kementerian, menunjukkan paspornya seperti biasa kepada puluhan fotografer dan jurnalis video yang siap untuk proses pendaftaran. Saat seorang wanita memproses pencalonannya, dia duduk, menoleh ke arah jurnalis, mengangguk dan tersenyum ke arah kamera. Ia diharapkan memberikan sambutan setelah menyelesaikan pendaftarannya.
Pemilu direncanakan pada tanggal 28 Juni untuk menggantikan anak didik garis keras Khamenei, Presiden Ebrahim Raisi, yang tewas dalam kecelakaan helikopter pada bulan Mei bersama tujuh orang lainnya.
Mantan ketua parlemen Ali Larijani, seorang konservatif yang memiliki hubungan kuat dengan mantan Presiden Iran yang relatif moderat Hassan Rouhani, telah mendaftar, begitu pula mantan Kepala Bank Sentral Iran Abdolnasser Hemmati, yang juga mencalonkan diri pada tahun 2021.
Siapa lagi yang ingin mencalonkan diri masih menjadi pertanyaan. Penjabat presiden negara tersebut, Mohammad Mokhber, yang sebelumnya merupakan birokrat di belakang layar, bisa menjadi yang terdepan karena dia sudah terlihat bertemu dengan Khamenei. Yang juga dibahas sebagai calon calon adalah mantan Presiden reformis Mohammad Khatami, namun, seperti halnya Ahmadinejad, apakah ia akan diizinkan untuk mencalonkan diri adalah pertanyaan lain.
Periode pendaftaran selama lima hari akan ditutup pada hari Selasa, dan Dewan Wali diperkirakan akan mengeluarkan daftar final kandidat dalam waktu 10 hari. Hal ini akan memungkinkan dilakukannya kampanye yang dipersingkat selama dua minggu sebelum pemungutan suara pada akhir Juni.
Baca Juga: Laporan Militer Iran: Tidak Ada Serangan dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi
Lihat Juga :