Siapa Julius Malema? Calon Presiden Afrika Selatan yang Menjanjikan Nasionalisasi Tambang dan Peternakan Milik Kulit Putih
Kamis, 30 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Terlahir sebagai putra seorang pekerja rumah tangga di sebuah keluarga India di Limpopo, utara Johannesburg, Malema aktif secara politik sejak usia muda dan naik pangkat menjadi presiden Liga Pemuda ANC pada tahun 2008.
Meskipun para pengikutnya dengan penuh kasih sayang memanggilnya "Juju" - kependekan dari Julius - para pengkritik Malema lebih memilih nama seperti "penghasut", "militan", "badut", atau "populis".
Namun di negara yang isu populis utamanya adalah permusuhan terhadap migran dari negara-negara Afrika lainnya, partainya adalah satu-satunya partai yang berupaya mencabut kebijakan yang menghambat pergerakan bebas warga Afrika.
“EFF berenang melawan arus dalam hal imigrasi,” kata Chris Ogunmodede, analis dan editor World Politics Review. "(Ia) kemungkinan akan kehilangan banyak suara yang mungkin diperolehnya."
Meskipun Malema sempat tergoda dengan xenofobia pada Januari 2022, ketika dia mengumumkan kunjungan ke restoran untuk memastikan restoran tersebut tidak mempekerjakan terlalu banyak orang asing, dia tidak pernah mengulangi aksinya.
Disebut Menabur Perpecahan
Ia mendirikan partainya yang memisahkan diri setelah ANC yang berkuasa menskorsnya sebagai pemimpin pemuda pada tahun 2011 karena "menabur perpecahan".Meskipun para pengikutnya dengan penuh kasih sayang memanggilnya "Juju" - kependekan dari Julius - para pengkritik Malema lebih memilih nama seperti "penghasut", "militan", "badut", atau "populis".
Namun di negara yang isu populis utamanya adalah permusuhan terhadap migran dari negara-negara Afrika lainnya, partainya adalah satu-satunya partai yang berupaya mencabut kebijakan yang menghambat pergerakan bebas warga Afrika.
“EFF berenang melawan arus dalam hal imigrasi,” kata Chris Ogunmodede, analis dan editor World Politics Review. "(Ia) kemungkinan akan kehilangan banyak suara yang mungkin diperolehnya."
Meskipun Malema sempat tergoda dengan xenofobia pada Januari 2022, ketika dia mengumumkan kunjungan ke restoran untuk memastikan restoran tersebut tidak mempekerjakan terlalu banyak orang asing, dia tidak pernah mengulangi aksinya.
(ahm)
Lihat Juga :