AS Ingin Lawan Rudal Hipersonik Musuh dengan Sensor Luar Angkasa

Kamis, 20 Agustus 2020 - 01:07 WIB
loading...
AS Ingin Lawan Rudal...
Desain konsep misil hipersonik yang dirancang Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/Lockheed Martin
A A A
WASHINGTON - Badan Pertahanan Rudal (MDA) Pentagon sedang mengejar pengembangan sensor berbasis luar angkasa untuk melacak dan menghancurkan serangan rudal hipersonik musuh yang masuk secara cepat ke Amerika Serikat (AS). Cara ini menjadi salah satu opsi Pentagon karena sistem pertahanan rudal Amerika saat ini tidak memungkinkan melawan senjata hipersonik.

MDA Pentagon menyatakan rencana pengembangan sensor itu terinspirasi prospek serangan rudal hipersonik jarak jauh, rudal balistik presisi terpandu baru, dan bahkan rudal balistik antarbenua (ICBM) generasi berikutnya.

Serangan rudal hipersonik musuh yang lebih cepat dan lebih tepat—terutama yang bergerak di luar angkasa—akan membutuhkan generasi baru sensor yang terintegrasi dengan ruang angkasa dan pencegat yang lebih cepat dan lebih presisi. (Baca: Putin: Ungguli AS, Rusia Mampu Tangkal Senjata Hipersonik Musuh )

Direktur MDA Wakil Laksamana Angkatan Laut Jon A. Hill mengatakan dalam beberapa tahun terakhir AS terancam oleh sistem rudal baru dari Rusia, China, Korea Utara dan Iran.

"Sebuah rudal yang diluncurkan dari darat mengarah ke langit. Pada suatu waktu, MDA berfokus pada ancaman rudal balistik. Namun, musuh telah merancang rudal jelajah dan senjata hipersonik yang sangat cepat dan dapat bermanuver yang membuat lingkungan yang sangat sulit untuk pertahanan," kata Hill dalam Simposium Pertahanan Luar Angkasa dan Rudal di Washington.

"Meskipun pertahanan adalah bagian penting dari pencegahan, Anda tidak bisa menembak apa yang tidak Anda lihat," katanya, yang dipublikasikan di situs resmi Departemen Pertahanan Amerika. "Menyediakan penglihatan itu adalah sensor dan radar di atas kapal, di darat dan di luar angkasa."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved