Militer AS: Kim Jong-un Memiliki 60 Bom Nuklir dan Diduga Punya Antraks
Kamis, 20 Agustus 2020 - 03:56 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Kim Jong-un untuk pembicaraan perlucutan senjata pada tiga kesempatan pada 2018 dan 2019. Namun, tidak ada kesepakatan yang dicapai.
Presiden dari Partai Republik itu terus memuji Kim Jong-un setelah awalnya bertukar penghinaan seperti menyebut Kim Jong-un dengan sebutan "Little Rocket Man".
Korea Utara tetap berada di bawah tekanan sanksi ekonomi yang melumpuhkan, yang diberlakukan PBB sebagai bagian dari upaya internasional untuk menghentikan ambisinya memiliki senjata nuklir.
"Korea Utara mencari senjata nuklir karena para pemimpinnya mengira ancaman serangan nuklir akan mencegah negara lain mempertimbangkan perubahan rezim," bunyi laporan militer AS. (Baca juga: Kim Jong-un hingga Raja Salman Ucapkan Selamat HUT ke-75 Kemerdekaan Indonesia )
Laporan itu juga menambahkan bahwa ada perkiraan lain yang menunjukkan negara itu dapat memiliki 100 bom nuklir pada akhir 2020.
Stok bahan kimia rezim diperkirakan antara 2.500 hingga 5.000 ton, yang tercatat sebagai yang terbesar ketiga di dunia.
Presiden dari Partai Republik itu terus memuji Kim Jong-un setelah awalnya bertukar penghinaan seperti menyebut Kim Jong-un dengan sebutan "Little Rocket Man".
Korea Utara tetap berada di bawah tekanan sanksi ekonomi yang melumpuhkan, yang diberlakukan PBB sebagai bagian dari upaya internasional untuk menghentikan ambisinya memiliki senjata nuklir.
"Korea Utara mencari senjata nuklir karena para pemimpinnya mengira ancaman serangan nuklir akan mencegah negara lain mempertimbangkan perubahan rezim," bunyi laporan militer AS. (Baca juga: Kim Jong-un hingga Raja Salman Ucapkan Selamat HUT ke-75 Kemerdekaan Indonesia )
Laporan itu juga menambahkan bahwa ada perkiraan lain yang menunjukkan negara itu dapat memiliki 100 bom nuklir pada akhir 2020.
Stok bahan kimia rezim diperkirakan antara 2.500 hingga 5.000 ton, yang tercatat sebagai yang terbesar ketiga di dunia.
Lihat Juga :