Negara Asia Tenggara Ini Ingin Gabung BRICS

Rabu, 29 Mei 2024 - 12:15 WIB
loading...
Negara Asia Tenggara...
Patung Buddha raksasa di kuil Wat Paknam Phasi Charoen terlihat di Bangkok, Thailand. Foto/REUTERS/Jorge Silva
A A A
BANGKOK - Thailand akan mengajukan permohonan untuk menjadi anggota blok ekonomi BRICS. Pemerintah negara Asia Tenggara itu mengumumkan langkahnya pada hari Selasa (28/5/2024).

“Kabinet di Bangkok telah menyetujui teks surat resmi yang menyatakan niat Thailand untuk bergabung dengan kelompok tersebut,” ungkap juru bicara pemerintah Chai Wacharonke dalam pernyataan yang dikutip media lokal.

Menurut Chai, surat tersebut menyatakan Thailand memahami pentingnya multipolaritas dan meningkatnya peran negara berkembang dalam urusan internasional.

“Visi Thailand untuk masa depan sejalan dengan prinsip-prinsip BRICS dan bergabungnya negara ini akan memberikan manfaat dalam banyak hal, termasuk meningkatkan perannya di arena internasional dan memberikan peluang untuk mengambil bagian dalam membentuk tatanan dunia baru,” ungkap isi surat tersebut.

BRICS telah mengundang negara-negara non-anggota yang ingin bergabung untuk mengambil bagian dalam pertemuan puncak kelompok tersebut, yang dijadwalkan pada akhir Oktober di Kazan, Rusia.

“Menghadiri KTT tersebut akan menjadi peluang bagi Thailand untuk mempercepat proses pengajuan,” ungkap Chai.

Awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, BRICS menambahkan Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab pada awal tahun 2024.

Sejak itu, 15 negara lagi telah menunjukkan minat untuk masuk, termasuk Bahrain, Belarusia, Kuba , Kazakstan, Pakistan, Senegal dan Venezuela.

BRICS yang diperluas menyumbang sekitar 30% dari perekonomian global dan memiliki populasi sekitar 3,5 miliar, atau 45% dari total populasi dunia. Kelompok ini juga menyumbang lebih dari 40% produksi minyak dunia.

Menurut Dana Moneter Internasional, BRICS saat ini menyumbang 36% PDB global dalam hal paritas daya beli (PPP), dibandingkan dengan G7 yang hanya menyumbang 30%.

BRICS bertujuan menyalip G7 dalam PDB global nominal selama empat tahun ke depan, menurut kepala Bank Pembangunan Baru (NDB), Dilma Rousseff, pada bulan Februari.

Baca juga: Hamas Rilis Pesan Singkat Misterius Tentara Israel yang Disandera: Nama Saya Alexander
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved