3 Batalion Hamas Masih Bertahan di Kamp Pengungsi Jabalia
Selasa, 28 Mei 2024 - 15:18 WIB
loading...
Tiga batalion Hamas masih berperang di kamp pengungsi Jabalia melawan tentara Israel. Foto/AP
A
A
A
GAZA - Tiga batalion Hamas berjuang untuk mempertahankan kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara. Itu dilaporkan lembaga riset perang yang berbasis di AS, Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP).
Laporan ISW dan CTP itu membantah klaim Israel bahwa hanya satu batalion Hamas yang beroperasi di wilayah tersebut.
Melansir Al Jazeera, ISW dan CTP mengatakan pasukan Israel sekarang menyadari bahwa tiga batalion berpartisipasi dalam pertahanan Jabalia sekitar dua minggu setelah operasi “pembersihan kembali” Israel di utara Gaza, yang dimulai pada pertengahan Mei.
Anggota kabinet perang Israel sebelumnya telah menyatakan “berulang kali” bahwa seluruh 12 batalyon Hamas di Kota Gaza dan bagian utara wilayah tersebut telah “dibongkar”, demikian catatan laporan medan perang gabungan ISW/CTP terbaru.
"Bahwa militer Israel sekarang perlu membongkar kembali batalion Hamas yang telah menyusun kembali kekuatan mereka di Jabalia menggarisbawahi kurangnya negara akhir politik dan militer yang berkelanjutan di Jalur Gaza,” tambah para pemantau perang.
Laporan ISW dan CTP itu membantah klaim Israel bahwa hanya satu batalion Hamas yang beroperasi di wilayah tersebut.
Melansir Al Jazeera, ISW dan CTP mengatakan pasukan Israel sekarang menyadari bahwa tiga batalion berpartisipasi dalam pertahanan Jabalia sekitar dua minggu setelah operasi “pembersihan kembali” Israel di utara Gaza, yang dimulai pada pertengahan Mei.
Anggota kabinet perang Israel sebelumnya telah menyatakan “berulang kali” bahwa seluruh 12 batalyon Hamas di Kota Gaza dan bagian utara wilayah tersebut telah “dibongkar”, demikian catatan laporan medan perang gabungan ISW/CTP terbaru.
"Bahwa militer Israel sekarang perlu membongkar kembali batalion Hamas yang telah menyusun kembali kekuatan mereka di Jabalia menggarisbawahi kurangnya negara akhir politik dan militer yang berkelanjutan di Jalur Gaza,” tambah para pemantau perang.
Lihat Juga :