Apakah Perintah ICJ ke Israel agar Berhenti Serang Rafah Dipatuhi?

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:30 WIB
loading...
Apakah Perintah ICJ...
Warga Palestina mencari makanan di antara puing-puing yang terbakar akibat serangan Israel di daerah yang diperuntukkan bagi para pengungsi, di Rafah, Jalur Gaza selatan, 27 Mei 2024. Foto/REUTERS/Mohammed Salem
A A A
DEN HAAG - Perintah Mahkamah Internasional (ICJ) ke Israel untuk menghentikan serangan di Rafah jelas tidak ditanggapi dengan serius. Terbaru, rezim penjajah Zionis itu justru menghina keputusan ICJ dengan meningkatkan pengeboman di Rafah.

Sebelumnya, ICJ membacakan keputusan atas permintaan yang diajukan Afrika Selatan pada 10 Mei 2024 berkaitan dengan kasus Penerapan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida di Jalur Gaza, terutama Rafah.

ICJ kemudian mengeluarkan perintah terbaru yang meminta Israel untuk menghentikan serangan militernya di Rafah.

Perintah tersebut dibacakan di pengadilan pada Jumat (24/5/2024) oleh Ketua ICJ Nawaf Salam. Dalam pertimbangannya, ICJ ragu akan perintah evakuasi militer yang sebelumnya disampaikan Israel untuk melindungi warga sipil.

Lantas, apa saja isi perintah terbaru ICJ ke Israel terkait serangan ke Rafah? Berikut ini informasinya.

Isi Perintah ICJ ke Israel soal Serangan di Rafah

1. Penghentian Serangan ke Rafah


Poin utama dalam perintah terbaru ICJ kepada Israel adalah penghentian serangan ke Rafah. Hal ini dilakukan atas dasar pertimbangan situasi kemanusiaan yang sangat buruk di kota tersebut.

“Negara Israel, sesuai dengan kewajibannya berdasarkan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida, dan mengingat memburuknya kondisi kehidupan yang dihadapi warga sipil di Rafah: segera menghentikan serangan militer dan tindakan lainnya di Rafah,” tegas ICJ melalui keputusannya, seperti dikutip Selasa (28/5/2024).

ICJ tak hanya memerintahkan Israel menghentikan serangan militer di Rafah. Dalam hal ini, mereka juga mewajibkan Israel menghilangkan segala tindakan apa pun di Rafah yang dapat menimbulkan kondisi kehidupan warga sekitar mengalami kehancuran fisik, baik secara keseluruhan maupun sebagian.

2. Melaporkan Kondisi Terbaru


Setelah nantinya menghentikan serangan di Rafah, Israel juga diwajibkan melapor ke ICJ terkait penerapan tindakan yang diperintahkan sebelumnya. Durasinya sendiri selama satu bulan ke depan.

Lebih jauh, laporan yang masuk harus mencakup semua tindakan yang diambil sejak perintah dikeluarkan oleh ICJ.

3. Membuka Kembali Perbatasan Rafah


Berikutnya, ICJ juga memerintahkan Israel membuka kembali perbatasan Rafah dengan Mesir. Tujuannya agar akses bantuan kemanusiaan bisa masuk tanpa hambatan.

Sebagaimana diketahui, Israel telah memblokade perbatasan Rafah sebelum memulai serangannya di kota tersebut. Dalih mereka masih sama, yakni mencari keberadaan Hamas.

Itulah isi perintah ICJ ke Israel terkait Rafah. Namun, Israel justru menghina perintah tersebut dengan meningkatkan pengeboman terhadap warga sipil Palestina di Rafah.

Baca juga: Para Pemimpin Dunia Murka Israel Ubah Rafah Jadi Lautan Api
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved