Ini Respons Negara yang Akan Mengakui Palestina atas Serangan Zionis ke Kamp Tenda di Rafah
Senin, 27 Mei 2024 - 16:09 WIB
loading...
Serangan Israel ke kamp tenda pengungsi di Rafah dikecam banyak negara. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Negara-negara sekutu Israel yang akan mengakui Palestina sebagai negara kini mulai marah dengan tindakan biadab negara Zionis tersebut. Spanyol, Norwegia dan Irlandia mengutuk tindakan keji Israel yang mengakibatkan banyak kematian saat mengebom kamp tenda di Rafah.
Menteri luar negeri Spanyol, Norwegia dan Irlandia – tiga negara yang secara resmi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada hari Selasa – berbicara di kedutaan Spanyol di Brussels.
![Ini Respons Negara yang Akan Mengakui Palestina atas Serangan Zionis ke Kamp Tenda di Rafah]()
Foto/Reuters
“Saya pikir kami bertiga selama berbulan-bulan telah mengatakan bahwa kami khawatir gaya perang Israel di Gaza telah melanggar hukum kemanusiaan internasional. Sekarang kita tahu," ungkap Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide.
“Kami mendapat perintah wajib dari Mahkamah Internasional yang memerintahkan Israel menghentikan serangannya di Rafah.
“Itu wajib. Ini mengikat, yang berarti melanjutkan… di Rafah merupakan pelanggaran material terhadap keputusan pengadilan tertinggi dunia.”
Baca Juga: Serangan Israel ke Kamp Tenda Rafah Menyebabkan Anak-anak Terbakar Hidup-hidup
![Ini Respons Negara yang Akan Mengakui Palestina atas Serangan Zionis ke Kamp Tenda di Rafah]()
Foto/Reuters
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, saat berpidato pada konferensi pers di Spanyol bersama rekan-rekannya dari Irlandia dan Norwegia, mengatakan:
Menteri luar negeri Spanyol, Norwegia dan Irlandia – tiga negara yang secara resmi akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada hari Selasa – berbicara di kedutaan Spanyol di Brussels.
Spanyol: Perang Israel di Gaza Melanggar Hukum Kemanusiaan Internasional

Foto/Reuters
“Saya pikir kami bertiga selama berbulan-bulan telah mengatakan bahwa kami khawatir gaya perang Israel di Gaza telah melanggar hukum kemanusiaan internasional. Sekarang kita tahu," ungkap Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide.
“Kami mendapat perintah wajib dari Mahkamah Internasional yang memerintahkan Israel menghentikan serangannya di Rafah.
“Itu wajib. Ini mengikat, yang berarti melanjutkan… di Rafah merupakan pelanggaran material terhadap keputusan pengadilan tertinggi dunia.”
Baca Juga: Serangan Israel ke Kamp Tenda Rafah Menyebabkan Anak-anak Terbakar Hidup-hidup
Spanyol: Pemboman di Rafah Membunuh Warga Tak Bersalah

Foto/Reuters
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, saat berpidato pada konferensi pers di Spanyol bersama rekan-rekannya dari Irlandia dan Norwegia, mengatakan:
Lihat Juga :