Sekjen NATO: China Memicu Perang di Eropa

Senin, 27 Mei 2024 - 14:23 WIB
loading...
Sekjen NATO: China Memicu...
NATO menuding China memicu perang di Eropa. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa China memperburuk perang di Eropa dengan mendukung Rusia melawan Ukraina.

"China mengatakan pihaknya ingin menjaga hubungan baik dengan Barat. Namun, pada saat yang sama, Beijing memicu perang di Eropa. Anda tidak bisa melakukan keduanya," kata Stoltenberg dalam wawancara dengan surat kabar Jerman, Welt am Sonntag .

Stoltenberg menekankan pentingnya peran penting dukungan Tiongkok terhadap Rusia dalam konflik Ukraina.

Dia mencatat bahwa ada peningkatan yang jelas dalam penjualan suku cadang mesin, mikroelektronik, dan teknologi lain yang digunakan Moskow untuk memproduksi rudal, tank, dan pesawat terbang untuk perang melawan Ukraina.

Stoltenberg menegaskan kembali bahwa tidak ada rencana untuk mengirim pasukan NATO ke Ukraina atau memperluas payung pertahanan udara aliansi tersebut ke Ukraina, dan menegaskan kembali bahwa NATO tidak akan menjadi bagian dari konflik tersebut.

Baca Juga: Mengapa Banyak Pejabat Militer Rusia Ditangkap?

Mendesak negara-negara NATO untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada Ukraina, Stoltenberg mengatakan, "Belum terlambat bagi Ukraina untuk menang. Kita perlu mengirim lebih banyak senjata dan amunisi ke Ukraina, termasuk sistem pertahanan udara dan senjata jarak jauh.

Dia menekankan perlunya sekutu memperbarui inventaris militer mereka dan meningkatkan produksi senjata dan amunisi.

“Jika (Presiden Rusia Vladimir) Putin mendapatkan apa yang diinginkannya di Ukraina, tidak akan ada keamanan abadi di Eropa, dan dunia secara keseluruhan akan menjadi lebih tidak stabil," katanya.

“Kita harus mencegah Rusia melakukan agresi lebih lanjut. Kebijakan yang menenangkan Putin tidak akan berhasil,” tambahnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved