Spanyol, Irlandia dan Norwegia Akui Negara Palestina, Apa Dampaknya bagi Israel?

Kamis, 23 Mei 2024 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan “80% warga Palestina di Yudea dan Samaria (Tepi Barat) mendukung pembantaian mengerikan pada tanggal 7 Oktober. Kejahatan ini tidak boleh diberikan kepada sebuah negara. Ini akan menjadi negara teroris.” Yang dia maksud adalah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang dan menyebabkan penculikan lebih dari 250 orang lainnya.

Langkah-langkah seperti yang dilakukan ketiga negara Eropa pada hari Rabu akan memperkeras posisi Palestina dan melemahkan proses perundingan, kata Israel, dan bersikeras bahwa semua masalah harus diselesaikan melalui perundingan.

Israel sering menanggapi keputusan negara-negara asing yang dianggap bertentangan dengan kepentingannya dengan memanggil duta besar negara-negara tersebut dan juga menghukum warga Palestina melalui tindakan seperti membekukan transfer pajak ke Otoritas Palestina yang kekurangan uang.

Sudah 140 Negara Mengakui Negara Palestina

Spanyol, Irlandia dan Norwegia Akui Negara Palestina, Apa Dampaknya bagi Israel?

Foto/Reuters

Sekitar 140 negara telah mengakui warga Palestina, yang merupakan lebih dari dua pertiga negara anggota PBB.

Beberapa negara besar mengindikasikan sikap mereka mungkin berubah di tengah protes atas konsekuensi serangan Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 35.000 warga Palestina menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Kementerian tidak membedakan antara non-kombatan dan pejuang dalam penghitungannya.

Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan pengakuan negara Palestina tidak akan terjadi jika Hamas masih berada di Gaza, namun hal ini bisa terjadi ketika perundingan Israel dengan para pemimpin Palestina sedang berlangsung.

Prancis mengindikasikan bahwa mereka belum siap untuk bergabung dengan negara-negara lain dalam mengakui negara Palestina, meskipun pada prinsipnya mereka tidak menentang gagasan tersebut. Menteri Luar Negeri Perancis Stéphane Séjourné, dalam komentar yang disampaikan oleh kementeriannya setelah pertemuan tertutup dengan mitranya dari Israel pada hari Rabu, mengatakan bahwa mengakui negara Palestina harus “berguna” dalam mendorong solusi dua negara dan menyarankan agar hal tersebut dilakukan sekarang juga. tidak akan memiliki dampak yang nyata dalam mencapai tujuan tersebut.

Sementara itu, Jerman mengatakan pihaknya tidak akan mengakui negara Palestina untuk saat ini.

Juru bicara Kanselir Olaf Scholz mengatakan bahwa Jerman mengharapkan solusi dua negara yang dinegosiasikan antara Israel dan Palestina yang akan mengarah pada pembentukan negara Palestina yang terpisah, namun Jerman mengakui bahwa solusi tersebut, meskipun merupakan solusi terbaik, masih jauh dari harapan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
Keonho CORTIS Alami...
Keonho CORTIS Alami Patah Tulang Jelang Tur Solo Perdana
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved