China Kepung Taiwan dengan Kapal Perang dan Jet-jet Tempur, Klaim sebagai Hukuman
Kamis, 23 Mei 2024 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
“Latihan pada Kamis dan Jumat, yang diberi nama sandi Joint Sword-2024A, akan berfokus pada patroli kesiapan tempur laut-udara gabungan, penguasaan bersama atas kendali medan perang yang komprehensif, dan serangan presisi gabungan terhadap sasaran-sasaran utama,” tulis kantor berita Xinhua.
“Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China memulai latihan militer gabungan di sekitar pulau Taiwan mulai pukul 07.45 Kamis,” lanjut media pemerintah China tersebut, seraya menambahkan bahwa manuver itu dilakukan di Selat Taiwan serta di utara, selatan dan timur pulau Taiwan.
Latihan, lanjut Xinhua, juga akan dilakukan di sekitar pulau Kinmen, Matsu, Wuqiu, dan Dongyin.
“Latihan melibatkan patroli kapal dan pesawat yang mendekati daerah sekitar pulau Taiwan dan operasi terpadu di dalam dan di luar rangkaian pulau untuk menguji kemampuan tempur gabungan yang sebenarnya dari pasukan komando,” kata juru bicara militer China Li Xi.
“Latihan ini juga akan berfungsi sebagai hukuman keras atas tindakan separatis pasukan 'kemerdekaan Taiwan' dan peringatan keras terhadap campur tangan dan provokasi kekuatan eksternal,” tulis Xinhua mengutip Li.
Terakhir kali China mengumumkan latihan tempur serupa di sekitar Taiwan adalah pada Agustus tahun lalu setelah Lai, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden, singgah di Amerika Serikat untuk berkunjung ke Paraguay.
Menurut media pemerintah China saat itu melaporkan latihan tempur Beijing untuk menguji kemampuan PLA untuk menguasai ruang udara dan laut dan berperang dalam kondisi pertempuran nyata.
“Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China memulai latihan militer gabungan di sekitar pulau Taiwan mulai pukul 07.45 Kamis,” lanjut media pemerintah China tersebut, seraya menambahkan bahwa manuver itu dilakukan di Selat Taiwan serta di utara, selatan dan timur pulau Taiwan.
Latihan, lanjut Xinhua, juga akan dilakukan di sekitar pulau Kinmen, Matsu, Wuqiu, dan Dongyin.
“Latihan melibatkan patroli kapal dan pesawat yang mendekati daerah sekitar pulau Taiwan dan operasi terpadu di dalam dan di luar rangkaian pulau untuk menguji kemampuan tempur gabungan yang sebenarnya dari pasukan komando,” kata juru bicara militer China Li Xi.
“Latihan ini juga akan berfungsi sebagai hukuman keras atas tindakan separatis pasukan 'kemerdekaan Taiwan' dan peringatan keras terhadap campur tangan dan provokasi kekuatan eksternal,” tulis Xinhua mengutip Li.
Kondisi Pertempuran Nyata
Terakhir kali China mengumumkan latihan tempur serupa di sekitar Taiwan adalah pada Agustus tahun lalu setelah Lai, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden, singgah di Amerika Serikat untuk berkunjung ke Paraguay.
Menurut media pemerintah China saat itu melaporkan latihan tempur Beijing untuk menguji kemampuan PLA untuk menguasai ruang udara dan laut dan berperang dalam kondisi pertempuran nyata.
Lihat Juga :